Serui, Nokenlive.com – Sebanyak 454 warga Yapen yang kembali dari Jayapura setelah tiba di pelabuhan Serui menjalani Rapid Test di Stadion Marora oleh tim Kesehatan dan hasilnya melalui pemeriksaan secara cepat ditemukan sebanyak 378 orang tercatat Non Reaktif dan 76 orang lainya terkonfirmasi Reaktif.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Kepulauan Yapen Frans Sanady dalam konferensi Persnya di Posko Covid19 di Kantor Bupati di Jalan Timor Serui pasca kedatangan warga Yapen yang pulang dari Jayapura menggunakan KM Dobonsolo.
“prinsipnya mereka adalah masyarakat kita sehingga kita harus terima dengan baik tentunya dengan strategi pencegahan dan pengendalian Covid 19 dmelalui tahapan-tahapan yang telah diatur secara prosedur” ucap Frans Sanady, Rabu (17/06/2020) malam.
Ikut hadir dalam konferensi Pers ini Dandim 1709 Yawa ,Letkol Inf Leon Pangaribuan , Sekda Alexander Nussy,Asisten III Erny Tania , Kadis Kesehatan Carolius Tanawani , Dirut RSUD Serui, dr Benny Abaa dan Jubir Covid19 Yapen dr Andi Raya Sarjatno.
Lanjut Wabup Bupati Frans Sanadi Bagi warga yang telah mengikuti Rapid tes dan hasil non reakti telah dikembalikan kerumahnya dengan catatan tetap melakukan karantina Mandiri di rumah masing-masing .
” mereka harus disiplin melakukan karantina mandiri di rumahnya dan kita minta kepala kampung dimana mereka tinggal untuk ikut memantau ” ujar Wabup Sanady.
Sementara terhadap 78 warga yang hasil Rapid Testnya Reaktif ,Sanady mengatakan dilakukan karantina selama 14 hari kedepan digedung biru yang telah disiapkan pemerintah daerah.
” mereka yang 78 ini nanti dilakukan uji kembali tentang kepastian Apakah mereka tetap ada di Reaktif positif tapi kalau tetap positif maka kita lanjutkan dengan pemeriksaan lanjutan ” ungkap Sanady.
Dalam kesempatan ini Frans Sanady menyampaikan dalam penangan pencegahan penyebaran Covid 19 ini tidak ada pemberlakuan yang berbeda terhadap orang yang baru masuk atau datang ke wilayah kabupaten kepulauan Yapen jika bersangkutan harus mengikuti karantina tetap dilakukan karantina .
” Tidak ada karena dia itu pejabat penanganannya berbeda , Dia itu juga masyarakat jadi penangananya sama hanya saja kasus yang baru- baru ini beliau punya rumah dan tinggal sendiri”
” yang lain jika memiliki rumah silahkan bisa tinggal dirumahnya dengan karantina mandiri” kata Sanady.
Diakhir Wabup Sanady mengajak seluruh masyarakat ditengah pandemi Covid19 ini untuk bersama-sama merenungkan slogan ” Saya datang bukan untuk pulang tetapi saya datang untuk tinggal ,Jadi Ko harus atur baik-baik”
” Virus Corona ini sudah ada dihadapan kita dan menjadi tantangan bagi kita semua” tandas Sanady.
Oleh sebab itu Ia mengajak seluruh komponen masyarakat menjaga bersama kabupaten ini karena kabupaten kepulauan Yapen adalah rumah kita bersama agar tetap aman dari virus Corona.
(Itink)





Apa komentar anda ?