ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Jumat, Oktober 23, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Klarifikisi Kadinkes Keerom Atas Tuntutan Pembayaran Insentif Covid-19

Klarifikisi Kadinkes Keerom Atas Tuntutan Pembayaran Insentif Covid-19

Oleh : Noken Live
8 Juni 2020
Di Kesehatan
0
Klarifikisi Kadinkes Keerom Atas Tuntutan Pembayaran Insentif Covid-19

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Keerom dr. Ronny J.A. Situmorang (Dok)

Jayapura, Nokenlive.com – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten dr Ronny J A Situmorang mengklarifikasi adanya aksi pemalangan Puskesmas dan mogok tenaga medis di Kabupaten Keerom terkait insentif yang terjadi beberapa hari lalu.

Kepada wartawan, dr Ronny menegaskan,  pembayaran honor covid-19 tidak semudah yang di bayangkan. Pasalnya, ada mekanisme yang harus di penuhi sesuai peraturan menteri kesehatan dan menteri keuangan RI.

“Masalah insentif kita pemerintah kabupaten Keerom enggak pernah mempersoalkan karena sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 278 tentang dana insentif untuk Covid, dengan jelas disitu diatur, bahwa tenaga kesehatan yang menangani Covid langsung, dapat diberikan insentif. Besarannya ada di situ, siapa-siapa orangnya juga ada di situ. Saya tegas kembali harus diikuti aturan yang ada,” ungkapnya, Sabtu (06/06).

dr Ronny menyebutkan, untuk pembayaran insentif, para Tenaga medis melalui Kepala Puskesmas atau Direktur Rumah sakit harus mengajukan klaim ke Dinas Kesehatan Kabupaten untuk diverifikasi lalu dikirimkan ke Kementerian Kesehatan.  “Jadi ada mekanisme pembayarannya. Soal kapan pembayarannya, kita tunggu dari Kemenkes RI setelah itu kita kirimkan,” tukasnya.

Selama pandemi covid-19, dr. Ronny menjelaskan, ada lima Puskesmas yang menangani Covid-19, yaitu Puskesmas Arso III, Puskesmas Arso Barat, Puskesmas Arso Kota, Puskesmas Arso Petewi dan Puskesmas ITW serta satu Rumah sakit yang saat ini menangani pasien Covid-19 khusus untuk Kabupaten Keerom.

“Dari sejumlah Puskesmas tersebut, baru Puskesmas Kota yang mengklaim. Namun setelah Dinkes melakukan ferivikasi masih ada kekurangan dan kami untuk diperbaiki kembali, sedangkan lainnya belum ada yang mengklaim mulai bulan Maret, April dan Mei. “Kalau belum ada, bagaimana kita mau proses,” tukasnya.

Namun ia mengeaskan bahwa dalam pengajuan insentif harus memenuhi beberapa kriteria diantaranya, data Pasien baik itu Positif, PDP, ODP dan OTG, siapa yang di tunggaskan, berapa lama ia bertugas dan semua itu tertuang dalam surat  tugas Kepala Puskesmas atau Rumah Sakit.

Demikian juga terkait masalah tenaga dokter di RS Kwaingga yang mogok, dr. Roni mengatakan bahwa, dari laporan Rumah Sakit Kwaingga,  satu orang dokter umum pun tidak ada yang mau menangani kasus Covid-19.

“Lalu apa yang kita mau bayarkan. Memang ada dokter spesialis yang menangani dan itu yang dibayarkan sesuai hasil pelayanan yang dilakukan,” ujarnya.

Sementara terkait masalah alat atau bahan habis pakai, seperti cover all, hazmat, N95, dan lain-lainnya, dr. Ronny mengakui bahwa Bupati sudah menyerahkan secara simbolis untuk semua fasilitas pelayanan kesehatan di Keerom, termasuk Puskesmas-Puskesmas.

Namun apabila ada puskesmas masih membutuhkan APD dalam menangani Covid-19 bisa mengajukan penambahan. “Dinas akan memberikan apa yang dibutuhkan terkait bahan atau alat tersebut, bila ada permintaan,” pungkasnya.

(Jack)

Tags: Kabupaten KeeromKadinkes Keerommogok tenaga medisPembayaran Insentif Covid-19
Bagikan1Tweet1KirimBagikan
Berita Sebelumnya

Wagub Papua: Tembus 1038 Kasus, Papua Menuju Puncak Covid-19

Berita Selanjutnya

Bupati Keerom: Uang Kinerja ASN Triwulan Pertama Segera di Bayarkan

Berita Terkait

Bupati Paniai Perkuat Puskesmas, Penyakit Ringan Tak Perlu Langsung ke Rumah Sakit
Kesehatan

Bupati Paniai Perkuat Puskesmas, Penyakit Ringan Tak Perlu Langsung ke Rumah Sakit

Dari Paniai, Pesan “Ko Harus Sehat” Digaungkan untuk Masyarakat Papua Tengah
Kesehatan

Dari Paniai, Pesan “Ko Harus Sehat” Digaungkan untuk Masyarakat Papua Tengah

Pemprov Papua Tengah Salurkan Rp1,5 Miliar untuk Perkuat Pelayanan RSUD Paniai
Kesehatan

Pemprov Papua Tengah Salurkan Rp1,5 Miliar untuk Perkuat Pelayanan RSUD Paniai

Dinkes Papua Tengah Dorong Puskesmas Aktif Layani Masyarakat
Kesehatan

Dinkes Papua Tengah Dorong Puskesmas Aktif Layani Masyarakat

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua