ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Senin, Juli 27, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » KKB Kembali Tembak dan Mutilasi Warga Sipil di Intan Jaya

KKB Kembali Tembak dan Mutilasi Warga Sipil di Intan Jaya

Oleh : Noken Live
1 Juni 2020
Di Hukum dan Kriminal
0
KKB Kembali Tembak dan Mutilasi Warga Sipil di Intan Jaya

warga yang datang melihat korban saat terbungkus (ANT)

Jayapura, Nokenlive.com – Setelah melakukan pembunuhan terhadap tenaga medis di Kabupaten Intan Jaya, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali melakukan aksi teror.

Aksi teror kali ini yang menjadi korban seorang petani kebun yang merupakan warga asli Papua, bernama Yunus Sani (40 tahun).

Kejadian yang terjadi pada Jumat (29/05) di Kampung Megataga, Distrik Wandai, Kabupaten Intan Jaya, cukup sadis, tidak hanya menembak mati, KKB juga memutilasi korban.

Dalam keterangan persnya, Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih,  Kolonel Cpl.Eko  Daryanto, menyatakan informasi penembakan dan mutilasi ini bersumber dari Niko Wakey seorang Pastur Gereja Mbegulo.

Menurut Kapendam, kejadian bermula ketika Pastur Niko sedang mengantar anaknya dari Enarotali, saat kembali ke Kampung Mbegulo ditengah perjalanan di Kampung Megataga, Distrik Wandai terdengar bunyi tembakan kurang lebih sebanyak 8 kali.

Setelah bunyi tembakan reda Pastur Niko melihat KKSB turun dari Kampung Magataga dan menghampiri dirinya, ujar Kapendam.

Dikatakan Kapendam, saat menghampiri pastur Niko KKSB menyampaikan bahwa telah membunuh korban Yunus Sani.

Selanjutnya setelah itu kelompok KKSB pergi, Pastur Niko menghampiri korban Yunus Sani (40 tahun) yang telah dibungkus dengan karung oleh KKSB, ujar Kapendam.

Kapendam mengatakan KKB seakan menebar virus mencabut nyawa para warga asli Papua yang berada di bumi Papua, ini sangat biadab, tidak benar.

“Apapun alasan mereka, tidak dibenarkan melakukan  tindakan penembakan dan mutilasi warga sipil di Papua,”kata Kapendam.

(Andika)

Tags: Kaupaten Intan JayaKelompok Kriminal bersenjataKKB Mutilasi Warga SipilXVII Cendrawasih
Bagikan1Tweet1KirimBagikan
Berita Sebelumnya

Selang Sehari, Pasien Covid -19 Jayawijaya Kembali Bertambah

Berita Selanjutnya

Pemkot Akan Keluarkan Perwal Jam Doa di Kota Jayapura

Berita Terkait

Dianiaya, Brigpol Fredi Lukas Awes Personel Brimob Polda Papua Gugur di Yahukimo
Hukum dan Kriminal

Dianiaya, Brigpol Fredi Lukas Awes Personel Brimob Polda Papua Gugur di Yahukimo

Komnas HAM Papua Minta Presiden Evaluasi Pola Operasi TNI di Papua Usai Konflik di Intan Jaya
Hukum dan Kriminal

Komnas HAM Papua Minta Presiden Evaluasi Pola Operasi TNI di Papua Usai Konflik di Intan Jaya

Polisi Sita 93,72 Gram Ganja dan Miras Arak Bali Beserta Pelaku
Hukum dan Kriminal

Polisi Sita 93,72 Gram Ganja dan Miras Arak Bali Beserta Pelaku

Hukum dan Kriminal

Tiga Anggota KKB Meninggal Dunia dan Tiga Senjata Api Diamankan di Yahukimo, Papua Pegunungan

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua