ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Sabtu, April 18, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Lawan Corona, Tenaga Medis Jadi Sasaran KKB

Lawan Corona, Tenaga Medis Jadi Sasaran KKB

Oleh : Noken Live
23 Mei 2020
Di Hukum dan Kriminal
0
Lawan Corona, Tenaga Medis Jadi Sasaran KKB

ilustrasi Tenaga Medis

Jayapura, Nokenlive.com – Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni mengaku sangat berduka atas meninggalnya seorang tenaga medis yang sedang menjalani misi kemanusian dalam penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Intan Jaya karena menjadi korban KKB.

“Kita berharap, korban luka masih dapat bertahan untuk dijemput dana mendapat perawat di Nabire, sedang untuk korban meninggal atas nama Pemerintah Intan Jaya dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan duka yang mendalam bagi korban yang meninggal dunia,” kata Bupati Intan Jaya kepada wartawan, Jumat (22/05) malam.

Menurut Natalis Tabuni keterbatasan sarana telekomunikasi di Distrik Wandai dimana masih  menggunakan radio menjadi salah satu kendala untuk memperoleh informasi mendetail terkait kejadian ini.

Namun kata Natalis Tabuni, berdasarkan informasi yang diperolehnya, kejadian penembakan terjadi saat kedua korban dalam perjalanan ke Distrik Sugapa untuk mengambil obat.

“Dua korban ini, salah satunya adalah Kepala Pustu di Wandai. Jadi mereka ini dua-duanya adalah tenaga kesehatan yang juga masuk Tim Gugus Tugas Covid-19 Intan Jaya,” kata Bupati Natalis.

Sementara itu, Wakil Juru Bicara Satgas Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Papua, dr. Aaron Rumainum, M.Kes mengecam aksi penembakan dan penganiayaan yang diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Wandai, Intan Jaya, Papua.

Kedua petugas medis bernama Eunico Somou, SKM dan Almalek Bagau, SKM merupakan anggota Tim Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Intan Jaya. Eunico dikabarkan meninggal dunia, sedangkan Almalek saat ini dalam kondisi kritis.

Kami mengecam aksi penganiayaan atau penembakan yang dilakukan KKB. Ini benar-benar mencederai nurani kita dan melukai semua petugas medis di Papua yang tengah berjuang melawan Covid.

Mereka diserang saat sedang bertugas membangu kesehatan masyarakat di sana. Atas nama Satgas Covid Provinsi Papua, kami menyampaikan turut berduka cita kepada keluarga ditinggalkan. Dan semoga yang masih dalam kondisi kritis segera mendapat pertolongan,” kata dr. Aaron Rumainum.

Menurut Aaron, ia mengenal dekat korban Eunico Somou yang dikabarkan meninggal dunia itu. Aaron menilai, Eunico adalah putraasli Intan Jaya yang merupakan kader kesehatan potensial di Dinas Kesehatan setempat.

Sebelumnya, almarhum adalah mantan Kepala Puskesmas Homeyo, kemudian ditarik ke Dinas Kesehatan Intan Jaya sebagai pengelola Program Imunisasi.

(Redaksi)

Tags: Kabupaten Intan JayaKelompok Kriminal bersenjataTenaga medis Covid-19
Bagikan2Tweet2KirimBagikan
Berita Sebelumnya

Sosialisasi Covid-19, Tenaga Medis di Bantai KKB

Berita Selanjutnya

BPOM Jayapura Sidak di Pasar dan Supermaket

Berita Terkait

Baru Bebas, Residivis Narkoba Kembali Ditangkap Bawa 8,3 Kg Ganja dari PNG
Hukum dan Kriminal

Baru Bebas, Residivis Narkoba Kembali Ditangkap Bawa 8,3 Kg Ganja dari PNG

Kontak Tembak Satgas Damai Cartenz dengan KKB di Yahukimo, Situasi Terkendali
Hukum dan Kriminal

Kontak Tembak Satgas Damai Cartenz dengan KKB di Yahukimo, Situasi Terkendali

Polisi Ungkap Kronologi dan Perkembangan Penanganan Kericuhan Dogiyai, Penyelidikan Terus Berjalan
Hukum dan Kriminal

Polisi Ungkap Kronologi dan Perkembangan Penanganan Kericuhan Dogiyai, Penyelidikan Terus Berjalan

Lakukan Pelanggaran Berat, Pemkot Jayapura Berhentikan 8 Aparat Sipil Negara
Hukum dan Kriminal

Lakukan Pelanggaran Berat, Pemkot Jayapura Berhentikan 8 Aparat Sipil Negara

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

error: Nokenlive!!
No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua