Jayapura, Nokenlive.com – Setelah melalui rapat terbatas Pusat Latihan Provinsi atau Puslatprov PON dan KONI Papua belum lama ini memutuskan untuk tidak memulangkan para atlet 37 cabang olahraga yang sedang menjalani pemusatan latihan (TC) di pulau Jawa.
Sekretaris Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Kenius Kogoya, Selasa (07/04) di Jayapura mengatakan, atlet yang mengikuti TC sangat berisiko jika atlet dipulangkan kembali ke Papua. Sebab penyebaran wabah virus corona ini semakin mengkhawatirkan dan terjadi peningkatan yang signifikan di Papua.
“Kami sudah putusan atlet yang di luar Papua tetap disana, tidak dipulangkan. Kalau pulang tidak tahu atlet itu berinteraksi dengan siapa saja, baik keluarga, maupun kerabat. Mending mereka di isolasi ditempat latihan saja,” kata Kenius.
Selain itu, Kenius mengaku tidak memulangkan atlet kembali ke Papua bukan berarti pengawasan tidak dilakukan. Namun melainkan berbagai upaya pencegahan dini dengan menurunkan tim medis di tempat latihan, melarang atlet tidak berlatih di tempat umum dan pengecekan kesehatan rutin bakal terus dilakukan.
“Kita akan pegawasan ketat kepada atlet kita, kesehatan rutin pun akan dilakukan, sehingga mereka tidak bisa terkena dampak dari wabah virus corona ini. Jadi kalau latihan cukup di tempat penginapan saja, pencegahan dini sudah dilakukan oleh medis Puslatprov KONI Papua,” ungkapnya.
Sementara itu Ketua Puslatprov Papua Brigjen TNI Irham Waroihan mengaku memperketat pengawasan kepada seluruh atlet menjadi fokus bersama, apalagi diakui hampir tempat TC atlet saat ini terjangkit virus corona yang tentu sangat berdampak dan mengganggu proses latihan yang sudah memasuki program latihan khusus guna mencapai prestasi gemilang di PON 20 Papua.
“Kami sudah turunkan tim medis gabungan Puslatprov KONI Papua dan sudah kerjasama dengan petugas kesehatan di tiap tempat latihan mereka baik di Jogja, Bali, Jakarta dan semua. Kita pastikan kesehatan atlet harus di jamin baik, karena hampir seluruh daerah di Indonesia sudah terjangkit virus covid-19, semua harus waspada dan lakukan pencegahan,” tutupnya.
(Yod/Jack)





Apa komentar anda ?