ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Selasa, Agustus 4, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Oknum Penuding Bupati Yermias Terlibat Dalam Korupsi 11 M Diminta Segera Meminta Maaf Secara Resmi

Oknum Penuding Bupati Yermias Terlibat Dalam Korupsi 11 M Diminta Segera Meminta Maaf Secara Resmi

Oleh : Noken Live
26 Januari 2020
Di Politik dan Pemerintahan
0
Oknum Penuding Bupati Yermias Terlibat Dalam Korupsi 11 M Diminta Segera Meminta Maaf Secara Resmi

Gerakan peduli Pemerintah Waropen ketika melakukan Konferensi pers

Waropen, Nokenlive.com – Kalangan pendukung pemerintah yang tergabung dalam Gerakan Peduli Pemerintah Waropen meminta secara tegas kepada oknum yang menuding Bupati Waropen Yermias Bisai sebagai tersangka dalam kasus korupsi 11 Milyar pembangunan talud di pesisir pantai kampung Paradoi untuk segera memberikan klarifikasi dan menyampaikan permohonan maaf secara resmi.

Demikian disampaikan sejumlah masyarakat yang menamakan Gerakan Peduli Pemerintah Waropen yang terdiri dari kalangan masyarakat dan partai politik saat mendatangi Mapolres Waropen, jumat (24/1).Kedatangan mereka guna mempertanyakan hal yang menyangkut status hukum Bupati Waropen dimana hasil pertemuan dengan Wakapolres yang didampingi Kasat Reskrim bahwa Bupati Yermias sampai saat ini tidak berstatus sebagai tersangka.

Mengenai upaya hukum, Gerakan ini memberikan batasan waktu kepada oknum tersebut supaya memberikan klarifikasi dan meminta maaf secara resmi di media cetak dan elektronik sampai batas waktu tanggal 27 Januari 2020. Dan apabila hal itu tidak di lakukan maka yang bersangkutan akan dilaporkan ke pihak yang berwajib.

“secara resmi kami konferensi Pers meminta kepada RDN dan JS yang tergabung dalam Aliansi Mengawal Pembangunan Waropen supaya mengklarifikasi dan meminta maaf secara resmi di media cetak dan elektronik sampai batas waktu hari Senin 27 Januari,” Pinta Marselus Daemboa.

” Apabila yang bersangkutan tidak melakukannya maka kami akan membuat Laporan Polisi di Polda Papua,” Ungkapnya.

Sementara, Wakapolres Waropen Kompol Rudolf Yabanswabra kepada wartawan menjelaskan, bahwa kedatangan kalangan partai dan masyarakat ke polres Waropen terkait dengan pemberitaan di mediamasa per tanggal 6 Januari lalu dimana RDN memberikan pernyataan ke media dianggap tidak benar karena Bupati Yermias tidak dengan status tersangka.

” Pemberitaan tanggal 6 itu RDN menyampaikan Bupati tersangka, sebenarnya bukan.”

“Mereka tadi mau mengadu, tetapi dari hasil pertemuan kita, dimana RDN melakukan dengan media harus dikonter dengan media juga untuk meminta RDN menarik pernyataan di media, bahwa tidak benar Bapak Bupati terlibat tersangka,” Jelas Wakapolres Kompol Rudolf.

Dalam kesempatan itu juga Selsius Nuburi selaku tokoh masyarakat mendukung langkah Polri dalam pemberantasan Korupsi di Waropen namun ia berharap agar semua elit-elit politik tidak memanfaatkan isu-isu hukum menjadi mainan politik supaya bisa berproses dengan baik.

(rich/Itink)

Tags: Pemerintah Waropen
Bagikan6Tweet4KirimBagikan
Berita Sebelumnya

Dilantik Jadi Direktur RSUD Jayapura, Berikut Ini 5 Hal Urgen Yang Dilakukan Aloysius Giyai

Berita Selanjutnya

Pemkot Canangkan Hut Kota Jayapura, Masyarakat di minta Terlibat

Berita Terkait

Dewan Soroti Tambang Ilegal dan 203 Kampung Belum Berlistrik di Papua
Politik dan Pemerintahan

Dewan Soroti Tambang Ilegal dan 203 Kampung Belum Berlistrik di Papua

DPR Papua Minta Pemerintah Prioritaskan Layanan Air Bersih di Kabupaten/Kota
Politik dan Pemerintahan

DPR Papua Minta Pemerintah Prioritaskan Layanan Air Bersih di Kabupaten/Kota

Sempat Ricuh, Bupati Aner Maisini Tegaskan  Latsar CPNS dan Orientasi PPPK Intan Jaya Resmi Di Tutup
Politik dan Pemerintahan

Sempat Ricuh, Bupati Aner Maisini Tegaskan Latsar CPNS dan Orientasi PPPK Intan Jaya Resmi Di Tutup

Dorong Ekonomi Rakyat, Bupati Elvis Tabuni Tantang Warga Puncak Berkebun, Pemerintah Siapkan Penghargaan
Politik dan Pemerintahan

Dorong Ekonomi Rakyat, Bupati Elvis Tabuni Tantang Warga Puncak Berkebun, Pemerintah Siapkan Penghargaan

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua