Jayapura, Nokenlive.com —Asisten I Bidang Pemerintahan Sekda Provinsi Papua, Doren Wakerwa, SH meminta kepada wali kota Jayapura Dr. Drs. Behnur Tomi Mano,MM untuk segera menyiapkan keamanan di jembatan Youtefa untuk menjaga kenyamanan.
“Harus ada kerjasama pemerintah sehingga jembatan Youtefa ini kita sudah resmikan dan sekarang bagaimana pak wali kota menyiapkan keamanannya di sana. Karena, kami yang lakukan, kami yang bangun dan wali kota yang kasih nama,”ujar Doren Wakerwa kepada wartawan di Jayapura, Senin, (4/11/2019).
Jembatan yang melintasi teluk Youtefa itu menjadi destinasi wisata yang diminati masyarakat Jayapura, namun ada efek bahayanya. Karena, jembatan tersebut memiliki ketinggian dan jarak yang jauh dari bawa keatas maupun sebaliknya, sehingga harus kewaspadaan saat berpose.
Terkait itu, Ia juga meminta kepada masyarakat untuk harus waspadai melintasi jembatan merah/Youtefa, karena sangat berbahaya.
“Tentunya masyarakat punya adat istiadat dan sopan santun dan bisa membedakan mana yang baik dan buruk. Oleh karena itu, masyarakat tidak sembaran naik di jembatan itu. Akibatnya 2 orang dikabarkan jatuh kan, satu orang meninggal dan satu dikabarkan hilangkan. Untuk itu, tidak sembaran melewati disitu,”harapnya.
Dirinya memperbolehkan, masyarakat bisa berpose dan melewatinya, tetapi dilarang naik memanjat jembatannya.
“Pemerintah tidak diperbolehkan masyarakat untuk naik jembatan dan jangan melakukan hal-hal yang keanehan, macam bikin diri hebat itu tidak boleh,”jelasnya.
Doren menambahkan, jembatan dibangun untuk meningkatkan pelayanan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua khsusunya masyarakat Jayapura.
“Jembatan dibangun untuk memperlancar pelayanan transportasi di wilayah perbatasan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah itu,”katanya.
(Thiand)





Apa komentar anda ?