Burmeso, Nokenlive.com – Komandan Pangkalan Utama TNI AL X (Danlantamal X ) Jayapura Brigjen.TNI (Mar) Nuri Adrianis Djatmika menutup secara resmi pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-106 tahun 2019 di Kabupaten Mambramo Raya dalam suatu upacara penutupan yang berlangsung di lapangan Bola Kasonaweja Distrik Mambramo Tengah Kamis (27/10/2019).
Dalam penutupan TMMD ke-106 tahun 2019 yang bertemakan “Melalui TMMD Kita Wujudkan Percepatan Pembangunan Untuk Kesejahteraan Rakyat” tersebut Danlantamal X Jayapura didampingi
Aster Kasdam XVII Cenderawasih Kolonel. Inf. Muhamad Andi Prihantono, Kasrem Letkol Inf.Jefri, Asops Lantamal X Jayapura Kolonel (P) Noldy Tangka Jan, Aslog Lantamal X Lelkol.Laut (T) Fakar Sumakna, Bupati Mambramo Raya Dorinus Dasinapa,A.Ks,S.Sos, Kapolres Mambramo Raya AKBP.Aleksander Louw,SH, Dandim 1712 Sarmi Letkol.Inf.Lamberd JM.
Dalam amanat tertulis Pangdam XVII Cenderawawasih Mayjen TNI Herman Asaribab selaku Penanggung Jawab Keberhasilan Operasi (PKO) TMMD yang dibacakan Danlantamal X menyampaikan terimakasih kepada para prajurit TNI, anggota Polri, Pemerintah Daerah dan segenap komponen masyarakat yang telah bekerja keras dengan penuh kebersamaan, dilandasi semangat kemanunggalan untuk menyelesaikan program TMMD ke-106.
“Kebersamaan yang ditunjukkan merupakan refleksi dari kemanunggalan yang hakiki antar segenap komponen bangsa, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut dikatakan , kebersamaan seperti inilah sebenarnya hakekat dari kemanunggalan TNI-Rakyat yang merupakan roh perjuangan bangsa dan akan terus kita bangun serta pelihara, guna menyiapkan Ruang, Alat dan Kondisi Juang yang tangguh untuk kepentingan pertahanan negara yang bersifat semesta, sebagai ciri khas Negara Indonesia.
Sekedar diketahui, Pada kegiatan TMMD ke-106 TA 2019 di wilayah Kodam XVII Cenderawasih khususnya di Kabupaten Mambramo Raya yang berlokasi dikampung Namunaweja Distrik Mambramo Tengah telah dibangun dengan sasaran fisik diantaranya pembangunan tambatan perahu 18 x 8 meter , pembangunan sumur bor dan bak penampung air, pembangunan MCK dan tandon air, pembangunan jalan kampung sepanjang 200 meter, Rehab dan pengecatan gereja Namunaweja, pembangunan tambatan perahu ukuran 8×3 m.
Sementara untuk kegiatan non fisik berupa penyuluhan hukum kantibmas, penyuluhan food suplemen, penyuluhan kesehatan, wawasan kebangsaan, penyuluhan pertanian, penyuluhan perikanan, penyuluhan pendidikan, penyuluhan kependudukan dan capil, pemutaran film, bhakti sosial (pembagian sembako) dan pengobatan massal.
Upacara penutupan tersebut dihadiri antara lain para pejabat Pemkab Mambramo Raya, Pimpinan OPD, jajaran TNI, Polri, Brimob BKO, ASN dan seluruh masyrakat serta sejumlah undangan lainnya.
(Napy)







Apa komentar anda ?