Jayapura, Nokenlive.com — kedisplinan merupakan suatu hal yang sangat urgen bagi siapa saja dan tentunya dapat dikhususkan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup suatu pemerintahan.
Di lingkup Pemerintah Provinsi Papua terdapat banyak para ASN yang belum memahami betapa pentingnya dispilin dan sebagai atasan atau pimpinan, Gubernur Papua, Sekertaris Daearh, bahkan oleh para asisten pun selalu mengingatkan betapa pentingnya disiplin tersebut, kepada setiap ASN dilingkup Pemprov Papua, namun sampai saat ini belum memahami pentingnya displin itu juga. Oleh karena itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Kesra Sekda Provonsi Papua, Muhammad Musa’ad kembali mengingatkan para ASN untuk harus meningkatkan displinnya,Senin, (28/10/2019).
“Para ASN yang belum aktif di kantor harus aktif kembali dan setiap kepala Dinas diminta harus mendata seluruh SKPD-Nya, jangan samapai ada SKPD tertentu yang tercecer. Karena, ketidakhadiran para ASN ini tentunya akan terpenagaruh dalam jalannya proses Pemerintahan ini,”kata Musa’ad dalam apelnya di Kantor Gubernur Provinsi Papua, Senin pagi (28/10).
Musa’ad meminta, Data para ASN yang belum terdaftar dalam dokumen harus didaftarkan dan diaktifkan agar bisa terpantau.
“Siapa tahu, mungkin tidak terdaftar, ini juga harus diperhatikan. Sudah tidak menjadi ASN dilingkup Pemerintah Provinsi Papua, karena sudah pindah di kabupaten lain atau daerah mana harus dipastikan dan didatakan dan kami yang disini diharapkan harus hadir dan meningkatkan disiplinnya,”ujarnya.
Menurutnya, setiap kali upacara pada hari Senin, tiap barisan tengah terlihat kosong, bahkan hanya ada beberapa ASN yang mengisi atau hadir dalam upacara itu sehingga lantaran menilai kemungkinan hanya karena pemalas atau kurang mengatur manajamen waktu.
“Sebagai ASN itu harus hadir dalam upacara dan diwajibkan untuk mengisi data kehadirannya, namun setiap kali upacara terlihat belum ada orang ini akan terpengaruh negative pada proses pembangunan sehingga setiap ASN harus hadir dikantor,”harapnya.
Musa’ad juga menilai, ada ASN tertentu yang tidak pernah hadir di kantor dan belum melaksankan tugasnya tetapihanya menerima gaji dan tindakan itu, Ia menilai tindakan korupsi.
“Suatu kebiasan di instansi mana pun, para ASN tidak pernah pernah hadir dikantor tetapi hanya menerima gaji saja dan ini kebiasaan terburuk dan tindakan korupsi. Oleh karena itu, kedisplinan adalah modal utama sebagai ASN dalam lingkup Pemprov Papua untuk membangun Papua melalui berbagai aspek sehingga kami berhadap untuk harus tingkatkan disiplinnya,”mintanya.
(Thiand)





Apa komentar anda ?