Jayapura, Nokenlive.com – Bertempat di Ruang Rapat Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Jayapura, Kamis (24/10) Kanwil Pajak Papua dan Maluku mengelar rapat Kordinasi Daftar Sasaran Pengewasan Bersama (DSBP).
Kepala Bapenda Roby K. Awi kepada wartawan usai rapat kordinasih mengatakan, hari ini kita lakukan rapat kordinasi dengan kementrian keuangan melalu Direktorat Jendral Pajak Maluku dan Papua untuk melakukan pengawasan bersama terhadap wajib pajak yang ada di Kota Jayapura.
Lanjut Roby Awi, sejauh ini khusus untuk hotel, cafe dan restoran yang terdaftar sebagai wajib pajak (WP) ada 30 dan mereka sudah melaksanakan kewajiban mereka terhadap pajak negara baik pusat dan daerah.
“Jumlah WP 30 yang sudah di verifikasih dan memenuhi persyaratan untuk kami usul untuk mendapat surat rekomendasi dari Kementrian Keuangan,” kata Roby Awi.
Lanjut Kadispenda kami ingin lakukan pengawasan bersama, sehingga terlihat pajak pusat dan daerah sama atau tidak dan WP sudah melaksanakan kewajiban Wajib pajak Pusat dan daerah atau tidak.
Sementara perwakilan Pajak Papua dan Maluku Samodra Heni Setyawan mengungkapkan pertemuan hari ini bagian dari sinergitas antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah terkait dengan optimalisasi pemungutan pajak pusat dan daerah
“Kita sadari ada kendala dalam pertukaran data dan infomasih terkain wajib pajak pusat dan daerah harus di kordinasih terkait data dan kewajiban wajib pajak,” ungkap Samodra.
Untuk itu kata Samodra, pertemuan hari ini untuk mensunkronkan data wajib pajak agar tidak ada perbedaan antar pusat dan daerah.
Hal senada juga di ungkapkan kepala KKP Pratama, Nurgroho Apriyanto yang menyebutkan
pertemuan hari ini guna untuk melakukan pengawasan bersama terhadap wajib pajak untuk sektor restoran, cafe, hotel dan tempat hiburan yang ada di Jayapura.
“Dengan adanya pertukaran data, sangat membantu kami KKP Pratama Jayapura yang melaksanakan pengelolaan pajak sehingga dapat meningkatkan pajak pusat dan daerah,” kata Nugroho.
lanjut Nogrohi untuk Pajak pusat yang di awasi dan di kelola oleh KKP Pratama Jayapura sampai saat ini sudah mencapai 60 persen dari target 2,6 Triliun.
(JW)







Apa komentar anda ?