Jayapura, Nokenlive.com — Gubernur Papua Lukas Enembe, S.IP,.MH secara resmi melepaskan sebanyak 26 siswa/i yang akan diberangkatkan negara federal Rusia.
Hari ini Jumat (26/9) Gubernur Papua Lukas Enembe, S.IP,.MH memimpin upacara pelepasan sisiwa yang akan diberangkat ke Rusia. Para siswa yang berangkat ke negara Fererasi Rusia tersebut telah dikoordinir oleh Papua Language Instutute dan sumber pembiayaan via dana Otonomi Khusus provinsi Papua.
Mahasiswa Papua dalam jumlah yang besar tersebar di seluruh negara di dunia diantaranya Benua Amerika, Australia, Rusia, Asia bahkan Eropa. Semua itu dibiayai oleh Pemerintah Provinsi Papua melalui dana Otsus dan akan berhenti biaya ini pada tahun 2021 mendatang seiring dengan berakhirnya program Otsus.
Para anak Papua yang mendapat kesemparat untuk kuliah luar negeri ini, gubernur Enembe meminta tugas mahasiswa untuk belajar dan berjuang. Jangan lagi berkehendak untuk membuat masalah di kota studynya tetapi harus menyesuaikan diri di kota study dan harus belajar.
“Saya minta kepada mahasiswa Papua yang dibiayai dari dana Otonomi Khusus yang akan kuliah dalam negeri maupun diluar negeri tugasnya untuk belajar dan kembali di Papua untuk membangun Papua,”ujar Gubernur Enembe dalam sambutannya di Jayapura, Jumat, (27/9/2019).
Terkait kondisi saat ini di Papua, Gubernur Papua juga meminta para mahasiswa untuk jangan terprofokasi dengan isu yang tidak jelas yang hendaknya akan berkembang kelak tetapi tunjukan sikap kualitas yang baik ditengah masyarakat di kota study.
“Keberanian dan kerapian harus ditampil dengan baik saat kuliah artinya menyesuaikan diri secara baik di kota study sebagai seorang mahasiswa disana,”mintanya.
Gubernur menilai, Negara Rusia memiliki kualitas pendidikan yang baik. Untuk itu, para mahasiswa diminta harus menerima semua ilmu dengan baik pula setaip mahasiswa dirapkan harus berpikir objektif bahwa saya datang untuk belajar dan saya pulang untuk membangun Papua.
Para mahasiswa ini akan diberangkat pada bulan Oktober mendatang dan selanjutkan akan diurus oleh delegasi Indonesia ke Rusia.
Kepedulian pendidikan di Papua terus mengalami perubahan besar sehingga Gubernur Papua memprogramkan beasiswa bagi para mahasiswa maupun sisiwa/i Papua yang berkompoten untuk kuliah di luar negeri.
“Papua telah mendapatkan jumlah terbesar pengiriman mahasiswa yang berhasil mendapatkan beasiswa terbanyak dan merupakan sejarah baru di negara ini,”kata Enembe.
Pemerintah telah membiayai sebanyak 515-an lebih mahasiswa di luar negeri maupun dalam negeri dan mereka (para generasi emas Papua) ini dalam hal prestasinya amat luar biasa.
“Para mahasiswa yang diberangkat untuk kuliah ini bukan hanya Strata Satu (S1) saja tetapi S2,”singkatnya.
(Thiand)





Apa komentar anda ?