ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Kamis, Maret 12, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Asprov PSSI Papua : Gunakan Pemain Professional Hambat Pembinaan Sepakbola Muda

Asprov PSSI Papua : Gunakan Pemain Professional Hambat Pembinaan Sepakbola Muda

Oleh : Noken Live
23 April 2019
Di Olahraga
0
Wakil Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Papua Rocky Bebena

Wakil Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Papua Rocky Bebena

Jayapura Nokenlive.com – Wakil Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Papua Rocky Bebena menyebut penggunaan lima pemain professional dalam berlaga pada penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) 20 Papua 2020 nantinya dapat menghambat pembinaan sepakbola usia muda.

Oleh karena itu regulasi PSSI yang sudah dikirimkan dapat direvisi kembali dan meminta agar pemain yang akan berlaga di PON merupakan pemain amatiran.

“Dengan adanya surat edaran tersebut, kita sudah menjawab lagi dan meminta kebijakan PSSI dengan tanpa pemain profesional. Karena yang pertama pemain profesional itu berbeda dengan pemain amatir, dan tidak mungkin pelatih di tim profesional tidak mengijinkan main di PON, apalagi kalau bagian dari pemain yang dibutuhkan karena itu akan mengganggu kinerja tim,” ujar Rocky Bebena kepada pers belum lama ini di Jayapura, Senin (22/04/2019).

Dikatakan bahwa permintaan pemain PON harus amatir, sebab dengan begitu akan banyak pemain muda yang muncul dan bisa memberikan kontribusi bagi sepakbola Indonesia kedepannya.

“Kita menginginkan ada yang muncul lagi yang baru, kemudian hal lain kenapa harus semua pakai pemain matir, karena tidak disemua Asprov memiliki kuota pemain profesional. Dan juga jika semua pemain amatir maka kita bisa ukur kemapuan setiap Asprov, karena kompetisinya seimbang,” jelasnya.

“Sebenarnya kita sudah menyurat ke PSSI sebelum surat edaran itu keluar, dalam surat yang kami kirim sesuai dengan hasil rapat exco PSSI Papua. Kami meminta untuk tidak memakai pemain profesional, semua harus pemain amatir,” tambahnya.

Pria yang menjabat juga sebagai Kadispora Kota Jayapura ini mengakui pemain yang berlaga di PON nantinya merupakan kelahiran 1998, apalagi menurutnya tuan rumah pelaksanaan PON memiliki wewenang dalam regulasi berdasarkan hasil rapat EXCO PSSI Papua yang sudah disurati langsung ke PSSI Pusat untuk ditindaklanjuti.

Sehingga dalam waktu dekat Technical Delegate sepakbola akan meninjau langsung venue yang digunakan sebagai babak penyisihan hingga partai final sekaligus memastikan regulasi yang ditetapkan.

“Itu yang kita harapkan dari keputusan PSSI, sementara soal tahun kelahitan 1998 itu sudah bagus, karena juga ada kepentingan ke Timnas U-20 dan Asprov PSSI Papua sudah setuju soal itu. PSSI harus membalas surat kami, karena ini merupakan surat kami yang kedua, TD sepak bola juga segera harus datang untuk meninjau venue yang akan digunakan sebagai babak penyisihan hingga partai final, dan memastikan regulasi yang akan kita tetapkan,” tandasnya.

(Yod)

Tags: Asprov PSSI PapuaPemain ProfessionalPembinaan Sepakbola Muda
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Persipura Jayapura Gelar Ibadah Syukur Jelang Liga I 2019

Berita Selanjutnya

Atlet POPNAS Papua Sudah Sangat Siap

Berita Terkait

Kembalikan Piala ke Gubernur, Elvis Tabuni Yakin Persipuncak Rebut Lagi Liga 4 Papua Tengah. ” Saya Serahkan Hari Ini, Tapi Nanti Kembali Ke Puncak”
Kabar Daerah

Kembalikan Piala ke Gubernur, Elvis Tabuni Yakin Persipuncak Rebut Lagi Liga 4 Papua Tengah. ” Saya Serahkan Hari Ini, Tapi Nanti Kembali Ke Puncak”

Gubernur Meki Nawipa Resmi Buka Liga 4 Papua Tengah Di Mimika, Panggung Talenta Muda Papua Menuju Nasional
Nasional

Gubernur Meki Nawipa Resmi Buka Liga 4 Papua Tengah Di Mimika, Panggung Talenta Muda Papua Menuju Nasional

HIPMI Papua Tengah Dukung Penuh Piala Gubernur Liga 4, Yoti Gire: Lahirkan Talenta Muda Sepak Bola
Nasional

HIPMI Papua Tengah Dukung Penuh Piala Gubernur Liga 4, Yoti Gire: Lahirkan Talenta Muda Sepak Bola

Jelang Liga 4 Piala Gubernur Papua Tengah, Panpel Gelar Workshop dan Drawing Grup di Timika
Olahraga

Jelang Liga 4 Piala Gubernur Papua Tengah, Panpel Gelar Workshop dan Drawing Grup di Timika

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

error: Nokenlive!!
No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua