ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Selasa, Agustus 11, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Peluncuran Aplikasi SST Untuk Lestarikan SDA Papua

Peluncuran Aplikasi SST Untuk Lestarikan SDA Papua

Oleh : Noken Live
26 Maret 2019
Di Provinsi Papua
0
Peluncuran Aplikasi SST ditandai dengan penabuhan tifa bersama

Peluncuran Aplikasi SST ditandai dengan penabuhan tifa bersama

Jayapura, Nokenlive.com – Pemerintah Provinsi Papua kembali luncurkan aplikasi Sustainability Screening Tool (SST) yang akan terintegrasi dengan aplikasi e – perizinan Papua Perizinan Online (PPO) dan aplikasi webgis SIMTARU.

Gubernur Papua, Lukas Enembe, S.IP.,MH menjelaskan Pemerintah Provinsi telah meletakkan kerangka dasar pembangunan berkelanjutan dengan membangun sebuah landasan dan paradigma pembangunan lestari berbasis sumber daya alam ( SDA ) yang tidak terpisah dengan masyarakat sebagai sentral pembangunan.

“Jadi, aplikasi SST merupakan aplikasi penyeleksi perizinan berbasis lahan secara berkelanjutan  yang terintegrasi dengan aplikasi e-perizinan Papua Perizinan Online (PPO) dan aplikasi webgis SIMTARU,” kata Gubernur dalam sambutan yang dibacakan Staf Ahli Gubernur, Simeon Itlay, launching PPO-SST-Simtaru Provinsi Papua dalam rangka implementasi rencana aksi GN-PSDA Provinsi Papua, di Hotel Horison, Kota Jayapura, Selasa (26/3/2019).

Perubahan cara pandang ini ditandai dengan kebijakan penataan ruang serta berbagai komitmen dan kebijakan pengelolaan SDA juga perlindungan masyarakat adat di Provinsi Papua.

“Salah satu terobosan penting untuk mengatasi masalah stuktural tersebut adalah menggagas, memperluas dan menginternalisasikan pertimbangan lingkungan hidup juga prinsip berkelanjutan dalam formulasi kebijakan rencana serta program program pembangunan,” ujarnya.

Disisi lain munculnya beberapa isu strategis yang berkembang di Provinsi Papua menuntut adanya solusi yang cepat namun tepat. “Salah satunya adalah Gerakan Nasional Penyelamatan Sumber Daya Alam (GN-PSDA) yang diinisiasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ),” jelasnya.

Selain itu, dalam rangka mewujudkan Visi Papua 2100, Pemerintah Provinsi Papua telah mempersiapkan sejumlah instrumen kebijakan yang dapat dijadikan sebagai pedoman operasional oleh para pihak berkepentingan.

Pertemuan awal review  perizinan  ini melibatkan kementerian terkait antara lain Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Pertanian dan juga Pemprov Papua dan  beberapa Kabupaten/Kota di Provinsi Papua  dengan melibatkan dinas terkait.

Kemudian sebagai wujud komitmen  dan dukungan terhadap  GN-PSDA, Pemprov Papua melalui  Rapat Koordinasi pada tanggal  1 Maret 2018 antara KPK, Gubernur Provinsi Papua, Kapolda, Pangdam Cenderawasih, Kajati, Bupati dan Walikota Se-Provinsi Papua, telah menandatangani bersama Deklarasi dan Rencana Aksi Penyelamatan  SDA di Tanah Papua yang meliputi sektor kehutanan, perkebunan, pertambangan, kelauatan dan perikanan.

Deklarasi tersebut utamanya berisi sebagai berikut. Kami menghormati filosofi  Papua bahwa bumi adalah ibu  yang memberikan kehidupan bagi orang Papua dan menyatakan tekat untuk meljndungi bumi, air dan SDA yang ada di Tanah Papua dan mendukung untuk dikelola bagi  sebesar-besarnya  kesejahteraan rakyat Papua, mewujudkan tata kelola SDA yang  bersih bebas dari korupsi, kolusi, menegakan hukum sektor SDA sesuai dengan kewenangan masing-masing.

Pelaksanaan pertemuan awal  review perizinan ini melalui pemaparan materi dari beberapa kementerian dan  juga dengan adanya pembagian kelompok-kelompok  pada masing-masing kementerian diharapkan informasi yang didapat dapat menjadi masukan khususnya dalam hal sinkronisasi dan perbaikan tata kelola perizinaan di Provinsi Papua.

(BM)

Tags: Aplikasi SSTSDA Papua
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Ini Pesan Walikota Jayapura Untuk Generasi Muda Lembah Yali

Berita Selanjutnya

Ujian Nasional SMK di Papua Gunakan Dua Sistem

Berita Terkait

HUT Ke-1, DPD PRI  Papua Perkuat Struktur hingga Tingkat Kampung untuk Hadapi Pemilu 2029
Provinsi Papua

HUT Ke-1, DPD PRI Papua Perkuat Struktur hingga Tingkat Kampung untuk Hadapi Pemilu 2029

Costan Oktemka: PRI Lahir Dari Aspirasi Rakyat Yang Belum Terjawab
Provinsi Papua

Costan Oktemka: PRI Lahir Dari Aspirasi Rakyat Yang Belum Terjawab

HUT Ke-1 Partai Rakyat Indonesia, DPD PRI Papua Salurkan Bantuan Sembako ke Asrama Mahasiswa
Provinsi Papua

HUT Ke-1 Partai Rakyat Indonesia, DPD PRI Papua Salurkan Bantuan Sembako ke Asrama Mahasiswa

Jusak Elkana Ayomi Resmi Jadi Aspidsus Kejati Papua, Siap Perkuat Penanganan Kasus Korupsi
Provinsi Papua

Jusak Elkana Ayomi Resmi Jadi Aspidsus Kejati Papua, Siap Perkuat Penanganan Kasus Korupsi

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua