ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Jumat, Juli 3, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Lestarikan Adat Istiadat dan Budaya Suku Sentani Melalui Sekolah Adat Hawe Permai

Lestarikan Adat Istiadat dan Budaya Suku Sentani Melalui Sekolah Adat Hawe Permai

Oleh : Noken Live
31 Januari 2019
Di Budaya dan Pariwisata
0
Sekolah adat Hawe Permai di kampung Hobong, Sentani Tengah/ VJ

Sekolah adat Hawe Permai di kampung Hobong, Sentani Tengah/ VJ

Sentani, Nokenlive.com – Gayung bersambut dengan program pemerintah Kabupaten Jayapura yaitu kebangkitan masyarakat  adat maka Orgenes Monim selaku anak asli Sentani dari kampung Hobong distrik Sentani Kabupaten Jayapura mempelopori adanya sekolah adat Kabupaten Jayapura. Alasan terbesar orgenes untuk membuka jalur pendidikan adat ini karena melihat nilai–nilai adat istiadat suku Sentani yang kian memudar di era gloablisasi ini. Hal inilah yang memacu Orgenes Monim betekad melestarikan budayanya.

Sekolah adat sudah ada sejak tahun 2009 dengan jumlah awal anak didik sebanyak 60 anak, para siswa atau anak didik disekolah adat adalah anak dari kampung–kampung yang ada disekitaran danau Sentani, begitu juga dengan tenaga pengajarnya adalah masyarakat adat yang memiliki kapasitas dalam struktur adat serta memilliki ketrampilan dalam mengajar.

Orgenes Monim, penggagas sekolah Adat Hawe Permai/ VJ
Orgenes Monim, penggagas sekolah Adat Hawe Permai/ VJ

Adapun mata pelajaran yang diajarkan dalam sekolah adat ini adalah yang berkaitan dengan adat dan budaya leluhur Sentani seperti etika dan tatakrama, bahasa Sentani, melukis dan mengukir khas Sentani, menyajikan aneka makanan khas Sentani dan hal–hal mendasar yang merupakan adat budaya serta tradisi suku Sentani. Adapun jadwal kegiatan belajar mengajar berlangsung dua kali dalam seminggu yakni pada hari selasa dan kamis dari jam tiga sore sampai jam lima sore.

Dalam sekolah adat ini ada tingkatan–tingkatannya seperti sekolah formal pada umumnya tapi mengunakan bahasa adat Sentani yaitu kelas kahe setara SD, kayouw setara SMP dan kahebey setara SMA. Pada setiap tingkatan memiliki tingkatan mata pelajaran yang berbeda dan mulai dari dasar sampai menengah.

Untuk diketahui bahwa sekolah adat Kabupaten Jayapura ini bernama sekolah adat Hawe Permai yang mengambil nama Hawe merupakan nama salah satu selat yang ada di kampung Hobong dan sekolah adat ini didirikan melalui swadaya masyarakat yang dipelopori oleh Orgenes Monim yang sehari–hari bekerja sebagai aparatur sipil negara di pemerintah Kabupaten Jayapura.

(VJ)

Tags: Budaya Suku Sentanikabupaten jayapuraLestarikan Adat IstiadatSekolah Adat Hawe Permai
Bagikan2Tweet1KirimBagikan
Berita Sebelumnya

Tinjau Jembatan Jeramba Hamadi, BTM Harap Kebersihan Dijaga

Berita Selanjutnya

Walikota Sorong Tekankan Kebersihan Hingga Membayar Pajak

Berita Terkait

Barnabas Suebu: Sagu Adalah Kunci Sehat, Harus Dijaga Kelestariannya
Budaya dan Pariwisata

Barnabas Suebu: Sagu Adalah Kunci Sehat, Harus Dijaga Kelestariannya

Penutupan Festival Colo Sagu 2026, Sekda prov Papua: “Kemandirian Ekonomi Butuh Kolaborasi”
Budaya dan Pariwisata

Penutupan Festival Colo Sagu 2026, Sekda prov Papua: “Kemandirian Ekonomi Butuh Kolaborasi”

Bincang Sagu di Harkitnas 2026, Yayasan Colo Sagu Nusantara Gaungkan Kebangkitan Pangan Lokal Papua
Budaya dan Pariwisata

Bincang Sagu di Harkitnas 2026, Yayasan Colo Sagu Nusantara Gaungkan Kebangkitan Pangan Lokal Papua

Pelaku Wisata Lokal Jayapura Digembleng, Siap Ciptakan Destinasi Kampung yang Menarik Wisatawan
Budaya dan Pariwisata

Pelaku Wisata Lokal Jayapura Digembleng, Siap Ciptakan Destinasi Kampung yang Menarik Wisatawan

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua