Jayapura, Nokenlive.com – Persipura gagal membawa pulang tiga poin dari markas PS TIRA, usai takluk dengan skor 1-0 di Stadion Sultan Agung, Kota Bantul, Sabtu (11/08/2018).
Kendati turun dengan kekuatan penuh dan bermain dominan di laga tersebut, namun Boaz Salossa dan kolega harus mengakui kemenangan PS TIRA.
Diungkapkan pelatih Persipura, Amilton Silva de Olivera, timnya memang kehilangan konsentrasi di awal babak pertama, namun bermain lebih baik dan menguasai pertandingan di babak kedua. Sayangnya, tak satupun gol yang bisa dilahirkan oleh anak asuhnya, hingga laga berakhir.
“Kita kurang konsentrasi di babak pertama, dan kita sudah mencoba untuk mengejar ketertinggalan di babak kedua, tapi kita tidak bisa cetak gol. Kita respek dengan kemenangan PS TIRA,” ujar Amilton.
Hal yang sama juga diungkapkan oleh bek senior Persipura, Ricardo Salampessy. Menurutnya, timnya kalah karena kesalahan sendiri, dimana kurangnya konsentrasi di babak pertama.
“Di babak pertama kami sedikit kehilangan konsentrasi di pertahanan, itu juga disebabkan kesalahan kita sendiri. Tapi di babak kedua kita banyak mendapatkan peluang,” ujarnya.
Selain itu, Ricardo juga menyesali kepemimpinan wasit yang dianggapnya tidak adil. Pasalnya, waktu tambahan yang diberikan sedikit menyimpang dari pertandingan normal.
“Saya sedikit kecewa karena banyak pelanggaran di babak kedua. Tapi wasit hanya berikan tambahan waktu tiga menit. Anehnya, sewaktu saya bertanya ke wasit, dia jawab memberhentikan pertandingan di menit 43,” keluh Ricardo.
“Dan itu sangat mengganggu, seharusnya dimenit ke-45. Saya tidak tahu maksud wasit apa dan saya rasa itu bisa menjadi bahan pertimbangan kami untuk mengajukan keberatan,” sambungnya. [Djaps]





Apa komentar anda ?