Jayapura, Nokenlive.com – Sebanyak 71 korban meninggal dunia pasca bencana alam banjir bandang Sentani, Kabupaten Jayapura telah teridentifkasi tim DVI Polda Papua dan Mabes Polri di Rumah Sakit Bhayangkara.
Kabid humas Polda Papua, Kombes Pol. AM. Kamal, menjelaskan sudah 71 korban meninggal dunia akibat banjir bandang sentani sudah teridentifikasi dan akan kembalikan untuk dimakamakan keluarganya.
“Jadi, update terbaru data korban hari Sabtu 23 Maret 2019 sampai dengan pukul 20.00 WIT, korban meninggal dunia yang sudah teridentifikas tim DVI Polda Papua dan mabes Polri sebanyak 71 jenazah, sementara 23 kantong jenazah yang belum teridentifikasi,” kata Kamal kepada wartawan di Jayapura, Sabtu (23/3/2019).
Menurut Kamal, update perkembangan korban bencana alam di Kabupaten Jayapura hingga hari ke 6 pasca banjir bandang Sentani, tidak ada korban meninggal dunia yang ditemukan oleh tim gabungan TNI – Polri dan Basarnas.
“Jumlah korban meninggal dunia yang sudah ditemukan tim gabungan TNI – Polri dan Basarnas dari hasil pencarian H + 6 sebanyak 105 jenazah,” jelasnya.
Dikatakan, total kantong jenazah yang dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara sebanyak 94 Kantong Jenazah. “2 Kantong jenazah tiba hari ini,” kata Kamal.
Untuk korban hilang, kata Kamal, jumlah laporan yang masuk ke Posko Induk Sentani sebanyak 82 laporan dari keluarga dan masyarakat.
Selain itu, korban terdampak banjir bandang Sentani 11.725 KK dari Distrik Sentani, Waibu dan Sentani Barat.
“Lokasi terdampak parah di Kabupaten Jayapura : Distrik Sentani Kel/Kampung (Kelurahan Hinekombe, Kel. Dobonsolo, Kel. Sentani Kota, Kampung Yahim, Kamp Sereh) ; Distrik Waibu (Kampung Doyo Baru) ; Distrik Sentani Barat (Kampung Kertosari) ; Distrik Ravenirara (Kampung Yengu Dosoyo) ; Distrik Depapre,” ujarnya.
Jumlah korban luka – luka 915 yakni: Luka berat: 107 orang, Luka Ringan : 808 orang.
Data korban yang di rawat di Rumah Sakit Bhayangkara yakni: Rumah Sakit Bhayangkara : 14 orang yang masih dirawat (awalnya 31 orang, 4 orang boleh pulang, 9 rawat jalan, Rujuk 4 orang (RS Dok II).
Jumlah pengungsi 6.984 orang di beberapa titik lokasi pengungsian masing – masing, Posko Induk Gunung Merah 1.453 orang, Toware 1.373 orang, Stadion Bas Youwe 634 orang, Puspenka 183 orang, jembatan Kuning : 3.071 orang dan Kampung Bambar : 270 orang
Tim gabungan TNI-Polri dan Basarnas masih terus melakukan pencarian terhadap korban, tidak menutup kemungkinan jumlah korban akan bertambah.
Personel TNI/Polri masih dikerahkan disetiap titik yang dianggap sebagai tempat terparah dan terdapat korban jiwa.
Selain melakukan pencarian terhadap korban jiwa, Tim gabungan juga melakukan pembersihan di beberapa titik yang terdampak banjir bandang yakni Jalan Sosial, Kemiri dan Doyo Baru.
(BM)





Apa komentar anda ?