ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Senin, November 2, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Polisi Dalami Dugaan Motif Balas Dendam Penikaman ASN di Puncak

Polisi Dalami Dugaan Motif Balas Dendam Penikaman ASN di Puncak

Oleh : Surya Balubun
2 November 2026
Di Hukum dan Kriminal
0
Polisi Dalami Dugaan Motif Balas Dendam Penikaman ASN di Puncak

Keterangan: Korban Penikaman di Ilaga saat dirawat di RSUD Ilaga

PUNCAK, Nokenlive.com – Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Puncak mendalami dugaan motif balas dendam dalam kasus penikaman seorang aparatur sipil negara (ASN) berinisial MM (44) di Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.

Penyidik juga menelusuri dugaan keterkaitan penyerangan tersebut dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB). Namun, polisi menegaskan bahwa dugaan tersebut masih dalam proses penyelidikan dan belum menjadi kesimpulan resmi.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., mengatakan informasi awal mengarah pada dugaan aksi balas dendam setelah aparat menangkap seorang anggota kelompok yang sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

“Berdasarkan informasi awal, kejadian ini diduga berkaitan dengan kelompok kriminal bersenjata. Terdapat indikasi aksi tersebut merupakan bentuk balas dendam atas penangkapan DPO kelompok mereka beberapa waktu lalu. Namun, motif dan keterkaitan tersebut masih kami dalami,” jelas Yusuf.

Untuk mengungkap kasus tersebut, aparat terus mengumpulkan keterangan saksi, menelusuri barang bukti, dan mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat dalam penyerangan.

Selain menyelidiki kasus penikaman, Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 juga memantau penyebaran video kekerasan di media sosial yang berpotensi menimbulkan keresahan masyarakat.

Yusuf menjelaskan, berdasarkan hasil pemantauan dan penelusuran, video yang diunggah oleh influencer Sebi Sambom merupakan rekaman peristiwa lama, yakni kejadian pada April 2026 dan September 2025.

Polisi mengingatkan masyarakat agar tidak langsung mempercayai maupun menyebarkan kembali video tersebut tanpa memastikan waktu dan kebenaran peristiwanya.

“Kami mencermati adanya unggahan video aksi kekerasan yang merupakan rekaman lama. Masyarakat diharapkan tidak mudah percaya maupun terprovokasi oleh berita bohong atau informasi yang tidak sesuai fakta,” imbau Yusuf.

Ia meminta masyarakat lebih bijak menggunakan media sosial dan memeriksa kebenaran setiap informasi sebelum membagikannya kepada orang lain.

Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa aparat akan mengusut kasus penikaman tersebut secara profesional berdasarkan keterangan saksi dan alat bukti yang sah.

Sebagai langkah antisipasi, Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Puncak meningkatkan pemantauan keamanan di wilayah Ilaga. Aparat juga memperkuat koordinasi dengan masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk mencegah potensi gangguan keamanan.

Yusuf mengajak masyarakat, khususnya warga Ilaga, tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh isu yang belum terverifikasi.

“Kami mengimbau masyarakat agar mempercayakan proses penyelidikan kepada aparat kepolisian, khususnya Satgas Operasi Damai Cartenz dan Polres Puncak. Kami melakukan upaya maksimal untuk mengungkap kasus ini, serta mengharapkan dukungan dan kerja sama dari seluruh masyarakat dan stakeholder,” tutup Yusuf.

Polisi berharap masyarakat ikut menjaga situasi keamanan dengan tidak menyebarkan informasi yang belum terbukti kebenarannya serta segera melaporkan informasi terkait kasus penikaman kepada aparat.

(Melviandres Pamanggori)

Tags: ASN DitikamIlagaPisua Tancap dileherPuncak
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Korban Penikaman di Ilaga Dievakuasi ke Timika

Berita Selanjutnya

Bupati Paniai Ingatkan Aparat Utamakan Keselamatan Warga

Berita Terkait

Korban Penikaman di Ilaga Dievakuasi ke Timika
Hukum dan Kriminal

Korban Penikaman di Ilaga Dievakuasi ke Timika

Razia di Entrop, 30 Pengendara Tertangkap Tak Pakai Helm
Hukum dan Kriminal

Razia di Entrop, 30 Pengendara Tertangkap Tak Pakai Helm

Sadis! ASN di Puncak Ditikam OTK, Pisau 47 cm Tertancap di Leher
Hukum dan Kriminal

Sadis! ASN di Puncak Ditikam OTK, Pisau 47 cm Tertancap di Leher

Polisi Tangkap Terduga Pencuri 13 Laptop Sekolah di Jayapura
Hukum dan Kriminal

Polisi Tangkap Terduga Pencuri 13 Laptop Sekolah di Jayapura

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua