ELELIM, nokenlive.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Yalimo, Didimus Wandik, S.Pd., M.Si., menekankan pentingnya pembagian tugas dan tanggung jawab secara jelas dalam lingkungan kerja pemerintahan guna meningkatkan disiplin, efektivitas, serta kualitas kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN).
Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin apel ASN di halaman Kantor Bupati Yalimo, Elelim, Kabupaten Yalimo, Senin (2/11/2026).
Dalam arahannya, Didimus mengingatkan bahwa setiap organisasi pemerintahan memiliki mekanisme kerja dan jenjang kepemimpinan yang harus dijalankan secara bertanggung jawab. Menurutnya, pimpinan tidak hanya bertugas mengawasi bawahan, tetapi juga wajib memberikan penugasan yang jelas sebagai dasar untuk mengukur kemampuan dan hasil kerja pegawai.
Ia menjelaskan bahwa proses penilaian kinerja tidak dapat berjalan dengan baik apabila seorang pimpinan tidak terlebih dahulu mendistribusikan tugas kepada staf atau bawahannya.
“Di dalam pekerjaan itu ada yang menilai dan ada yang dinilai. Karena itu, seorang pimpinan harus memiliki kemampuan untuk melihat, mengukur, dan menilai kualitas serta kinerja bawahannya. Namun, untuk melakukan penilaian tersebut, harus ada pembagian dan penugasan pekerjaan yang jelas,” ungkap Didimus.
Ia menilai bahwa salah satu hal yang perlu menjadi perhatian pimpinan di setiap OPD adalah masih adanya pegawai yang kurang disiplin dan belum memahami tugas serta tanggung jawabnya. Kondisi tersebut, menurutnya, juga perlu dilihat dari sisi tanggung jawab pimpinan dalam memberikan arahan dan pembagian pekerjaan.
“Kalau ada staf yang tidak disiplin atau tidak mengetahui apa yang harus dikerjakan, kita juga harus melihat apakah pimpinan sudah memberikan tugas kepada yang bersangkutan atau belum. Jangan sampai pegawai tidak bekerja dengan baik karena tidak ada tugas yang dilimpahkan kepadanya,” jelasnya.
Lebih lanjut, Sekda meminta seluruh pimpinan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Yalimo, mulai dari pejabat eselon IV, eselon III, eselon II hingga jenjang pimpinan lainnya, agar menjalankan fungsi kepemimpinan secara maksimal.
Ia menegaskan bahwa pembagian tugas harus dilakukan secara berjenjang sesuai struktur organisasi dan hierarki pemerintahan. Setiap pimpinan memiliki kewajiban untuk mengarahkan, mengawasi, membimbing, serta bertanggung jawab terhadap kinerja bawahannya.
“Distribusi tugas pekerjaan kepada bawahan itu sangat penting. Ini menjadi tanggung jawab setiap pimpinan, baik eselon IV, eselon III, eselon II maupun pimpinan pada jenjang yang lebih tinggi. Semua harus bekerja sesuai hierarki dan tanggung jawab masing-masing,” tegasnya.
Didimus juga mengingatkan bahwa mekanisme pembinaan pegawai sebenarnya telah tersedia dalam sistem pemerintahan. Karena itu, menurutnya, tidak perlu mencari pola atau cara baru apabila mekanisme yang ada belum dilaksanakan secara maksimal.
Ia berharap para pejabat yang telah mendapatkan kepercayaan dan promosi jabatan dapat menjalankan tanggung jawab kepemimpinan dengan baik, terutama dalam membina dan meningkatkan kemampuan para pegawai di bawahnya.
“Sebetulnya semua mekanisme sudah ada. Tidak perlu mencari jalan atau cara baru. Yang terpenting adalah pimpinan yang sudah mendapatkan promosi jabatan harus bertanggung jawab membina bawahannya. Kalau pembagian tugas, pengawasan, dan pembinaan berjalan dengan baik, saya kira persoalan dalam lingkungan kerja dapat kita benahi bersama,” tutup Didimus.
Melalui penegasan tersebut, Sekda berharap seluruh pimpinan OPD dan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Yalimo dapat meningkatkan koordinasi, kedisiplinan, serta tanggung jawab dalam melaksanakan tugas demi mendukung kelancaran penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
(Redaksi DA)





Apa komentar anda ?