JAKARTA, nokenlive.com – Bupati Puncak, Elvis Tabuni, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Puncak menemui pihak Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (19/10/2026), untuk mengusulkan percepatan pembangunan di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, di tengah kebijakan efisiensi anggaran nasional.
Dalam pertemuan tersebut, Elvis Tabuni didampingi Kepala Bappeda, Kepala BPKAD, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Puncak. Rombongan diterima Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Wakil Presiden, Al Muktabar, di ruang kerjanya.
Pemkab Puncak menyampaikan sejumlah usulan prioritas, meliputi pembangunan infrastruktur dasar, peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan, serta pembangunan kembali Kantor Bupati, gedung DPRK, dan sejumlah kantor pemerintahan yang terdampak kebakaran. Pemerintah daerah juga mengusulkan penanganan bencana kekeringan, penyediaan air bersih, pengembangan jaringan telekomunikasi, dan pembukaan akses ke wilayah yang masih terisolasi.

Bupati juga berharap Presiden maupun Wakil Presiden dapat berkunjung langsung ke Kabupaten Puncak untuk melihat kondisi masyarakat serta berbagai tantangan pembangunan yang dihadapi.
Menanggapi usulan tersebut, Plt Sekretaris Wakil Presiden, Al Muktabar, menyatakan bahwa seluruh aspirasi pemerintah daerah akan disampaikan kepada Wakil Presiden untuk ditindaklanjuti.
“Prinsipnya, pemerintah akan terus mengoptimalkan pelayanan terhadap kepentingan masyarakat dan kebutuhan pembangunan di Kabupaten Puncak,” ujarnya.
Elvis Tabuni menjelaskan bahwa Kabupaten Puncak merupakan salah satu dari 30 daerah yang masuk kategori wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T). Keterbatasan anggaran, kondisi geografis, serta dampak bencana kekeringan dan kebakaran menjadi tantangan besar dalam pelaksanaan pembangunan, terlebih kebutuhan masyarakat terhadap infrastruktur dan pelayanan dasar semakin mendesak.
Selain usulan yang disampaikan kepada Setwapres, Pemkab Puncak juga telah mengajukan sejumlah agenda prioritas kepada kementerian terkait, antara lain pembangunan jalan penghubung antarkabupaten dan antardistrik, penanganan tingginya biaya hidup, serta pengembangan infrastruktur transportasi udara. Hingga kini, mobilitas masyarakat masih bergantung pada bandara yang hanya dapat didarati pesawat berukuran kecil.

“Berbagai usulan sudah kami sampaikan kepada kementerian terkait, namun sejauh ini belum terealisasi dan masih sebatas janji. Kami berharap melalui dukungan Wakil Presiden, kebutuhan masyarakat Kabupaten Puncak yang berada di wilayah 3T dapat segera mendapat perhatian dan solusi nyata dari pemerintah pusat,” kata Elvis Tabuni.
Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Puncak untuk mendorong percepatan pembangunan, membuka keterisolasian wilayah, serta meningkatkan kualitas pelayanan dan kesejahteraan masyarakat di kawasan pegunungan Papua Tengah.
(Lisa – Redaksi DA)







Apa komentar anda ?