JAYAPURA, nokenlive.com – Pihak SMP Negeri 9 Jayapura menggelar pertemuan dengan orang tua siswa kelas VII, VIII, dan IX dalam rangka sosialisasi penyaluran Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) tahun anggaran 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula SMP Negeri 9 Jayapura, Senin (19/10).
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala SMP Negeri 9 Jayapura, Panjaitan, S.Pd., menjelaskan kepada wartawan bahwa jumlah siswa penerima bantuan BOSDA di sekolah tersebut pada tahun anggaran 2026 sebanyak 514 orang.
“Jumlah penerima terdiri atas 53 siswa asal Port Numbay dan 461 siswa Orang Asli Papua (OAP), sehingga total penerima bantuan mencapai 514 siswa,” ujarnya.

Ia mengatakan bahwa pihak sekolah telah menyosialisasikan proses penyaluran BOSDA kepada orang tua siswa kelas VII, VIII, dan IX sesuai dengan petunjuk teknis pelaksanaan dari Dinas Pendidikan Kota Jayapura.
Ia menambahkan bahwa dalam pertemuan tersebut terdapat perbedaan pendapat dari beberapa orang tua siswa. Namun, kegiatan tetap berlangsung dengan baik dan tertib hingga selesai.
Penyaluran bantuan akan dijadwalkan berdasarkan kelas, mulai pukul 10.00 hingga 15.00 WIT di lingkungan sekolah.
Plt. Kepala SMP Negeri 9 Jayapura itu juga menjelaskan besaran bantuan yang akan diterima setiap siswa, yakni Rp879.000 bagi siswa OAP dan Rp1.500.000 bagi siswa asal Port Numbay.

Ia menegaskan bahwa pihak sekolah akan menyalurkan dana BOSDA secara utuh kepada orang tua siswa. Selanjutnya, bendahara sekolah akan memeriksa catatan administrasi untuk mengetahui apakah terdapat tunggakan yang perlu diselesaikan. Jika ada, pembayaran akan disesuaikan untuk melunasi tunggakan tersebut, sedangkan dana yang tersisa dapat digunakan orang tua untuk memenuhi kebutuhan perlengkapan pendidikan anak.
Sementara itu, Fredy Romboirusy, selaku perwakilan komite sekolah SMP Negeri 9 Jayapura, mengatakan bahwa proses penyaluran BOSDA di sekolah tersebut telah disosialisasikan secara transparan kepada orang tua siswa. Menurutnya, langkah tersebut merupakan hal yang sangat baik.
“Atas nama orang tua siswa, kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pendidikan atas bantuan BOSDA ini. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi siswa Orang Asli Papua maupun Port Numbay dan bersumber dari dana Otonomi Khusus (Otsus) tahun anggaran 2026,” tegasnya.
Ia berharap dana tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik untuk memenuhi kebutuhan pendidikan siswa, terutama untuk membeli buku, seragam, sepatu, tas, dan perlengkapan sekolah lainnya.
(Melviandres P. – Redaksi DA)





Apa komentar anda ?