TIMIKA, nokenlive.com — Bupati Kabupaten Puncak, Elvis Tabuni, mengungkapkan bahwa Konferensi Sinode IV Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Wilayah II Papua Tengah sebenarnya diharapkan dapat dilaksanakan di Kabupaten Puncak. Namun, karena mempertimbangkan kondisi dan situasi yang ada, kegiatan tersebut akhirnya digelar di Timika, Kabupaten Mimika.
Hal itu disampaikan Elvis Tabuni dalam sambutannya pada pembukaan Konferensi Sinode IV GKII Wilayah II Papua Tengah di Gedung Graha GKII, Timika, Selasa (13/10/2026).
Elvis menjelaskan, Kabupaten Puncak pada dasarnya diharapkan menjadi tempat pelaksanaan konferensi sinode tersebut agar masyarakat dan jemaat setempat juga dapat merasakan sukacita serta berkat dari kegiatan gerejawi berskala wilayah.
Namun, kondisi yang ada membuat pelaksanaan konferensi harus dipindahkan ke Timika dengan tetap mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.

“Ke depan, kami berharap masyarakat dan jemaat di Kabupaten Puncak juga bisa merasakan sukacita dan berkat melalui kegiatan gerejawi seperti ini. Namun, keselamatan dan keamanan bersama tetap menjadi hal yang utama,” demikian inti pesan Elvis dalam sambutannya.
Pada kesempatan itu, Elvis juga mengajak seluruh peserta konferensi untuk terus mendoakan Kabupaten Puncak agar senantiasa berada dalam perlindungan Tuhan, diberikan kedamaian, serta masyarakatnya dapat hidup dengan aman dan penuh sukacita.
Menurutnya, doa dan dukungan seluruh umat menjadi bagian penting dalam membangun harapan bagi terciptanya kehidupan masyarakat yang damai, sekaligus memperkuat persekutuan gereja di Papua Tengah.

Konferensi Sinode IV GKII Wilayah II Papua Tengah diikuti perwakilan dari delapan kabupaten dan 28 klasis GKII. Kegiatan tersebut berlangsung selama empat hari, mulai 13 hingga 17 Oktober 2026.
Melalui konferensi ini, diharapkan para peserta dapat memperkuat persatuan, mengevaluasi pelayanan gereja, serta merumuskan langkah-langkah strategis untuk meningkatkan pelayanan kepada jemaat dan masyarakat di seluruh wilayah Papua Tengah.
(Lisa – Redaksi DA)







Apa komentar anda ?