JAYAPURA, nokenlive.com — Bupati Yalimo, Provinsi Papua Pegunungan, Dr. Nahor Nekwek, S.Pd., M.M., menegaskan pentingnya peningkatan kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Yalimo, terutama menjelang berakhirnya tahun anggaran 2026.
Penegasan tersebut disampaikan Nahor Nekwek usai mengikuti penutupan Rapat Paripurna Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Yalimo Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Kota Jayapura, Rabu (30/9/2026).
Dalam keterangannya kepada tim Nokenlive.com, Bupati Nahor mengatakan evaluasi terhadap kinerja OPD menjadi hal penting untuk memastikan berbagai program pemerintah daerah dapat berjalan secara efektif.
“Kalau ada OPD yang paling kurang melakukan kinerja, pasti kita evaluasi,” tegas Nahor.
Menurutnya, evaluasi diperlukan agar setiap perangkat daerah dapat menjalankan program yang telah ditetapkan serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Terlebih, waktu pelaksanaan program tahun anggaran 2026 hanya tersisa sekitar tiga bulan.
Meski demikian, Nahor tetap menyatakan optimismenya bahwa program-program yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Yalimo masih dapat direalisasikan hingga akhir tahun.
“Pasti kita akan optimis. Tetapi tadi saya sudah sampaikan bahwa keuangan harus kembali duduk di Yalimo dan melayani masyarakat. Supaya melalui pelayanan itu, pasti realisasi akan nampak,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa keberadaan pemerintah daerah harus benar-benar dirasakan masyarakat melalui pelayanan publik yang dilaksanakan secara langsung di Yalimo.
Bupati menilai, pelayanan pemerintahan yang tidak berorientasi pada kebutuhan masyarakat di daerah akan berdampak terhadap efektivitas pelaksanaan program dan penggunaan anggaran.
“Kalau kita melayani di luar-luar, pasti itu akan ada akibatnya. Tadi saya sudah sampaikan, segera harus melayani masyarakat di Yalimo,” katanya.
Karena itu, Nahor meminta seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Yalimo untuk meningkatkan kinerja dan segera mengoptimalkan pelaksanaan program yang telah direncanakan. Ia menegaskan, sisa waktu tiga bulan menjelang tutup tahun anggaran harus dimanfaatkan untuk memastikan pelayanan dan pembangunan benar-benar berjalan di tengah masyarakat.
(Redaksi DA)





Apa komentar anda ?