JAYAPURA, nokenlive.com — Bupati Yalimo, Dr. Nahor Nekwek, S.Pd., M.M., mengungkapkan bahwa rencana pembangunan 2.200 unit rumah bagi masyarakat di Papua Pegunungan hingga kini belum terealisasi.
Nahor mengatakan, pemerintah kabupaten bersama para kepala daerah di Papua Pegunungan terus memperjuangkan realisasi pembangunan rumah tersebut melalui koordinasi dengan pemerintah pusat.
Hal itu disampaikan Nahor usai penutupan Rapat Paripurna Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 di Kota Jayapura, Rabu (30/9/2026).
Menurut Nahor, para bupati di Papua Pegunungan bersama Gubernur Papua Pegunungan telah melakukan pertemuan untuk membahas berbagai persoalan pembangunan, termasuk rencana pembangunan rumah yang sebelumnya telah mendapat dukungan dari pemerintah pusat.
“Papua Pegunungan, delapan bupati bersama gubernur, dan wakil gubernur, sudah melakukan pertemuan dengan Menteri Dalam Negeri, Menteri Perumahan, dan beberapa kementerian lainnya,” kata Nahor.
Ia menjelaskan, dalam pembahasan tersebut terdapat rencana pembangunan sebanyak 2.200 unit rumah. Namun, hingga saat ini pembangunan tersebut belum terealisasi.
“Dari Presiden ada 2.200 rumah. Sampai dengan hari ini belum terealisasi,” ujarnya.
Meski demikian, Nahor menegaskan pemerintah daerah tidak ingin hanya menunggu realisasi dari pemerintah pusat. Pemda, kata dia, juga menyatakan kesiapan untuk mengambil langkah pembangunan sesuai dengan kemampuan daerah.
“Namun, kemarin kami mengambil keputusan bahwa kami juga harus siap untuk membangun,” tegasnya.
Nahor menilai pembangunan rumah tersebut memiliki arti penting karena berkaitan dengan komitmen pemerintah kepada masyarakat. Karena itu, perjuangan untuk merealisasikan pembangunan tersebut akan terus dilakukan bersama pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten di wilayah Papua Pegunungan.
“Itu termasuk janji kepada masyarakat. Maka, kami terus berjuang dan kemarin sudah ada kesepakatan,” pungkasnya. (Redaksi DA)





Apa komentar anda ?