ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Jumat, Oktober 2, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Realisasi Anggaran Pemprov Papua Tengah Baru capai 41,37 Persen, Bapperida Ungkap Kendalanya

Realisasi Anggaran Pemprov Papua Tengah Baru capai 41,37 Persen, Bapperida Ungkap Kendalanya

Oleh : Nokenlive
2 Oktober 2026
Di Papua Tengah
0
Realisasi Anggaran Pemprov Papua Tengah Baru capai 41,37 Persen, Bapperida Ungkap Kendalanya

Keterangan: Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Papua Tengah, Eliezer Yogi. (Foto: ANAS)

NABIRE, Nokenlive.com – Realisasi belanja dan pembangunan fisik Pemerintah Provinsi Papua Tengah hingga 1 Oktober 2026 tercatat baru mencapai 41,37 persen.

Kondisi tersebut menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Papua Tengah karena pelaksanaan anggaran tahun 2026 telah memasuki triwulan IV.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Papua Tengah, Eliezer Yogi, S.STP., M.Si., mengatakan capaian tersebut masih belum seimbang dengan waktu pelaksanaan anggaran yang tersisa.

Hal itu disampaikan Eliezer kepada Nokenlive.com di Nabire, Jumat (2/10/2026).

“Kalau kita melihat dari sisi realisasi, per tanggal 2 Oktober 2026 sudah ada di 41,37 persen,” kata Eliezer.

Menurutnya, salah satu faktor yang memengaruhi rendahnya realisasi adalah proses pengadaan barang dan jasa, khususnya kegiatan yang berkaitan dengan pembangunan fisik.

Kegiatan fisik memiliki nilai anggaran relatif besar sehingga keterlambatan proses pengadaan turut berdampak terhadap persentase realisasi secara keseluruhan.

“Kalau kegiatan sifatnya fisik, dananya lebih besar atau lebih tinggi dibandingkan kegiatan yang sifatnya rutin. Ini salah satunya yang memengaruhi karena kegiatan fisiknya belum jalan,” jelasnya.

Selain proses pengadaan, Eliezer menyebut pencairan Dana Otonomi Khusus (Otsus) tahap kedua juga turut memengaruhi persentase realisasi.

Menurut dia, ketika terdapat penambahan dana yang masuk, persentase realisasi akan kembali disesuaikan dengan total anggaran yang tersedia.

“Walaupun persentase kita sudah tinggi, kalau ada dropping dana yang masuk, tentunya persentasenya akan diperbarui. Itu juga menjadi salah satu faktor,” ujarnya.

Untuk mengejar ketertinggalan tersebut, Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa telah meminta Sekretaris Daerah dan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), khususnya pengampu kegiatan fisik, mempercepat proses pelaksanaan program.

Eliezer mengatakan percepatan tidak hanya dilakukan pada tahap pelaksanaan, tetapi sejak proses perencanaan, review, penayangan hingga pengumuman pengadaan.

“Pak Gubernur menyarankan kepada Sekda dan OPD-OPD yang mengelola kegiatan fisik untuk segera menjalankan prosesnya, baik perencanaan, review, penayangan sampai dengan pengumuman,” katanya.

Eliezer Yogi memperkirakan realisasi dapat berada pada kisaran 80 hingga 90 persen apabila proses kegiatan berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan.

“Harapan kita di akhir tahun, di bulan Desember, progresnya bisa mencapai 80 atau 90 persen. Kalau 100 persen mungkin agak sulit dari sisi waktu,” ujarnya.

Meski demikian, ia mengakui tidak seluruh kegiatan fisik dipastikan selesai pada tahun anggaran 2026. Sebagian pekerjaan yang belum selesai dapat dilanjutkan melalui mekanisme penganggaran pada tahun berikutnya sesuai ketentuan.

Karena itu, Bapperida kini mendorong OPD agar kegiatan yang masih memungkinkan dilaksanakan segera diproses sehingga pembangunan fisik yang telah direncanakan dapat mulai terlihat progresnya di lapangan.

(LISA-ANAS/Redaksi)

Tags: APBD 2026BapperidaEliezer YogiPapua TengahRealisasi Belnaja
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Pemprov Gandeng KPK dan BPKP Kawal Pengelolaan Anggaran di Papua Tengah

Berita Selanjutnya

Proyek Fisik Papua Tengah Terkendala Lahan

Berita Terkait

Bapperida Papua Tengah Targetkan Serapan Anggaran 80–90 Persen di Akhir 2026
Papua Tengah

Bapperida Papua Tengah Targetkan Serapan Anggaran 80–90 Persen di Akhir 2026

Proyek Fisik Papua Tengah Terkendala Lahan
Papua Tengah

Proyek Fisik Papua Tengah Terkendala Lahan

Pemprov Gandeng KPK dan BPKP Kawal Pengelolaan Anggaran di Papua Tengah
Papua Tengah

Pemprov Gandeng KPK dan BPKP Kawal Pengelolaan Anggaran di Papua Tengah

Jarius Agimbau Soroti Lemahnya Koordinasi BPBD Kabupaten soal Penanganan El Nino
Papua Tengah

Jarius Agimbau Soroti Lemahnya Koordinasi BPBD Kabupaten soal Penanganan El Nino

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua