YALIMO, Nokenlive.com – Pemerintah Kabupaten Yalimo melalui Dinas Pendidikan menggelar sosialisasi program pendidikan gratis dan pemberian makanan tambahan bagi siswa, Kamis (24/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan, tersebut diikuti para kepala sekolah dan guru dari jenjang TK, SD, SMP, SMA, dan SMK se-Kabupaten Yalimo.
Sosialisasi dipimpin langsung Bupati Yalimo Dr. Nahor Nekwek, S.Pd., MM, didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Yalimo Paul Yare, S.Pd. Dalam kesempatan itu, Bupati menjelaskan bahwa program pendidikan gratis merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Yalimo untuk memastikan seluruh anak mendapatkan pendidikan yang layak tanpa membebani siswa maupun orang tua.
“Kami punya niat baik bagaimana anak-anak Yali bisa mendapat pendidikan yang layak. Tahun 2026 ini pemerintah sudah menyiapkan anggaran sesuai dengan jumlah siswa pada masing-masing jenjang pendidikan,” ujar Nahor.
Bupati menegaskan, sekolah tidak diperbolehkan melakukan pungutan kepada siswa maupun orang tua karena pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran pendidikan gratis yang akan disalurkan melalui rekening dana BOS. Untuk program tersebut, Pemkab Yalimo menyiapkan anggaran sekitar Rp3 miliar lebih pada tahun 2026.
“Tidak boleh ada pungutan dan tidak boleh ada pembayaran dari siswa atau orang tua kepada sekolah. Pemerintah sudah menyiapkan anggaran supaya anak-anak bebas mendapatkan pendidikan yang selayaknya sesuai dengan jenjang masing-masing,” tegasnya.
Selain pendidikan gratis, Pemkab Yalimo juga menjalankan program pemberian makanan tambahan bagi siswa. Pada tahap awal tahun 2026, program tersebut akan diberikan kepada 54 sekolah dasar (SD) di Kabupaten Yalimo, sementara jenjang SMP, SMA, dan SMK akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran pada tahun berikutnya.
Nahor mengatakan, pemberian makanan tambahan akan memanfaatkan bahan pangan lokal dan melibatkan sekolah serta masyarakat dalam proses penyediaannya.
“Tahun ini kami uji coba di 54 SD. Kami minta kepala sekolah dan guru melibatkan masyarakat serta memanfaatkan makanan lokal yang ada, sehingga anak-anak bisa mendapatkan makanan tambahan sesuai dengan kondisi di masing-masing sekolah,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Yalimo Paul Yare, S.Pd., mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada seluruh kepala sekolah dan guru mengenai pelaksanaan program pendidikan gratis dan pemberian makanan tambahan.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati yang sudah membantu menyiapkan program ini supaya dapat bermanfaat bagi sekolah-sekolah yang ada di kota maupun di pedalaman Kabupaten Yalimo,” kata Paul.
Ia menegaskan, Dinas Pendidikan siap mendukung program tersebut sebagai salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Yalimo.
“Kami sangat mendukung program Bapak Bupati dan Wakil Bupati. Kami berharap kepala sekolah dan guru-guru dapat menjalankan program ini dengan baik sehingga meskipun anggarannya terbatas, manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh siswa sebagai penerima manfaat,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Yalimo berharap program pendidikan gratis dan pemberian makanan tambahan tersebut dapat berjalan sesuai komitmen pemerintah daerah serta menjadi bagian dari upaya meningkatkan akses dan kualitas pendidikan bagi anak-anak Yalimo.
(Redaksi DA)





Apa komentar anda ?