JAYAPURA, Nokenlive.com – Pemerintah pusat menyiapkan anggaran sekitar Rp1 triliun untuk pembangunan Sekolah Rakyat di tiga daerah di Papua, yakni Kota Jayapura, Kabupaten Sarmi, dan Kabupaten Biak pada 2026/2027.
Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), saat mengunjungi Sekolah Rakyat 75 Jayapura di Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Jayapura, Jumat (18/9/2026).
Dalam kunjungannya, AHY bertatap muka dengan siswa Sekolah Rakyat jenjang sekolah dasar dan sekolah menengah pertama. Ia mengatakan, program Sekolah Rakyat merupakan salah satu program pemerintah yang ditujukan untuk memberikan akses pendidikan yang layak bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
“Sekolah rakyat ini diperuntukan kepada mereka yang kurang mampu, termasuk bagi warga di Papua untuk dapat mengenyam pendidikan yang layak seperti sekolah lainnya,” ujar AHY kepada awak media di Jayapura, Jumat (18/9/2026).
Menurut AHY, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam pembangunan Papua. Kekayaan sumber daya alam, kata dia, perlu diimbangi dengan sumber daya manusia yang memiliki pendidikan dan keterampilan yang memadai.
“Dengan sekolah rakyat ini, mereka yang keluarga kurang mampu dapat mendapatkan pendidikan yang layak khususnya di Papua. Sebab apa gunanya mempunyai sumber daya alam melimpah, tetapi tak didukung dengan sumber daya manusia yang berkualitas dan layak. Sehingga melalui pendidikan inilah kita ikut membangun di Provinsi Papua,” jelasnya.
AHY menjelaskan, Sekolah Rakyat yang disiapkan pemerintah akan menggunakan konsep sekolah terintegrasi mulai dari SD, SMP hingga SMA. Sekolah tersebut juga akan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung dan menerapkan sistem pendidikan berbasis asrama.
Ia menegaskan, pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Jayapura, Sarmi dan Biak akan menjadi bagian dari pengembangan program tersebut di Papua dengan dukungan anggaran sekitar Rp1 triliun untuk 2026/2027.
“Harapannya dengan sekolah rakyat, akan memberikan ruang dan kesempatan bagi mereka yang kurang mampu agar mendapat pendidikan yang layak dan setara nantinya,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat 75 Jayapura, Abigail Kalami, menyampaikan apresiasi atas kunjungan AHY bersama rombongan. Menurutnya, kehadiran pemerintah pusat dan pertemuan langsung dengan para siswa menjadi bentuk perhatian terhadap keberlangsungan pendidikan di Sekolah Rakyat.
Kunjungan tersebut turut dihadiri Wali Kota Jayapura, Gubernur Papua, Bupati Jayapura, Kapolresta Jayapura serta Dandim 1701/Jayapura.
(Melviandres Pamanggori/Redaksi)





Apa komentar anda ?