JAYAPURA, nokenlive.com — Bupati Kabupaten Puncak Elvis Tabuni resmi melepas 15 mahasiswa program magister (S2) binaan Papua Language Institute (PLI) untuk melanjutkan pendidikan tinggi, Rabu (26/8/2026).
Program tersebut merupakan hasil kerja sama Pemerintah Kabupaten Puncak dengan Yayasan Maga Edukasi Papua.
Dari 30 peserta yang mengikuti program, sebanyak 15 mahasiswa dinyatakan lulus setelah menjalani proses seleksi dan pembelajaran selama satu tahun di bawah binaan Papua Language Institute.
Dari 15 mahasiswa yang dilepas, sebanyak 11 orang akan melanjutkan pendidikan S2 di sejumlah perguruan tinggi luar negeri, sedangkan empat mahasiswa lainnya melanjutkan pendidikan di dalam negeri.
Sebelas (11) mahasiswa tersebut akan menempuh pendidikan di berbagai negara, yakni Inggris, Selandia Baru, Rusia, Rumania dan Amerika Serikat.
Adapun mahasiswa yang melanjutkan pendidikan ke luar negeri masing-masing:
1. Melkiana Wakerkwa — Master in Engineering Business Management, University of Exeter, United Kingdom.
2. Merlin Wakerkwa — Master in Engineering Business Management, University of Exeter, United Kingdom.
3. Ika Murib — Master’s Program, University of New Zealand.
4. Tenus Wonda — penerima LPDP Awardee untuk melanjutkan pendidikan di Selandia Baru.
5. Linggenus Tabuni — Master in Mathematics and Computer Science, Udmurt State University, Rusia.
6. Yehuda Alom — Master in Tourism, Udmurt State University, Rusia.
7. Tenik Wenda — Master in Economy, Udmurt State University, Rusia.
8. Nasen Ginibak — Master in Management of Public Service, University of Oradea, Rumania.
9. Fredi Wakerkwa — Supply Chain Management, Dallas Baptist University, Texas, Amerika Serikat.
10. Nelhol Magai — Master in Management of Public Service, University of Oradea, Rumania.
11. Nipson Murib — Master in Tourism, Udmurt State University, Rusia.

Sementara empat mahasiswa yang melanjutkan pendidikan S2 di dalam negeri adalah Kambinus Wanimbo, Abed Telenggen, Guripa Telenggen, dan Sepinus Wakerkwa.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Puncak meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan tinggi. Para peserta sebelumnya menjalani proses seleksi serta pembelajaran selama satu tahun sebelum dinyatakan lulus dan melanjutkan ke jenjang magister.
Pelepasan mahasiswa ini sekaligus menjadi langkah Pemkab Puncak dalam mempersiapkan generasi muda yang memiliki kompetensi akademik dan pengalaman internasional agar nantinya dapat berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Dengan keberangkatan tersebut, para mahasiswa diharapkan dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik, menjaga nama baik Kabupaten Puncak selama berada di daerah tujuan, serta membawa pulang ilmu dan pengalaman untuk mendukung pembangunan di tanah kelahiran.
(Lisa- Redaksi DA)







Apa komentar anda ?