NABIRE, nokenlive.com – Mengantisipasi potensi kebakaran di tengah kondisi kemarau dan asap yang menyelimuti wilayah Nabire, Papua Tengah, UPBU Douw Aturure menyiagakan tiga unit mobil pemadam kebakaran.
Kepala UPBU Douw Aturure Nabire, Allrido Simandjuntak, mengatakan kesiapsiagaan tersebut dilakukan untuk memastikan keselamatan kawasan bandara tetap terjaga.
“Untuk mobil pemadam bandara kami standby. Ada tiga unit,” kata Allrido kepada Noken Live melalui sambungan telepon.
Dari tiga unit tersebut, dua mobil pemadam disiagakan untuk mengantisipasi kejadian di sekitar area bandara.
Sementara satu unit lainnya tetap disiapkan untuk mendukung kebutuhan keselamatan pesawat yang beroperasi di Bandara Douw Aturure Nabire.
Menurut Allrido, kesiapsiagaan pemadam menjadi bagian penting dalam menghadapi kondisi lingkungan yang rawan terhadap kebakaran dan asap.
Selain menyiagakan armada pemadam, pihak bandara juga melakukan pemantauan terhadap kondisi sekitar kawasan bandara secara berkala.
Petugas gabungan turut melakukan patroli untuk memastikan tidak ada potensi gangguan yang dapat membahayakan aktivitas penerbangan.
Allrido menegaskan pihaknya terus mengutamakan aspek keselamatan penerbangan, terutama ketika kondisi asap dan cuaca dapat memengaruhi aktivitas di Bandara Douw Aturure.
Dengan kesiapan armada dan personel tersebut, UPBU Douw Aturure memastikan langkah antisipasi terus dilakukan selama kondisi asap masih terpantau di wilayah Nabire.
Mengantisipasi potensi kebakaran di tengah kondisi kemarau dan asap yang menyelimuti wilayah Nabire, Papua Tengah, UPBU Douw Aturure menyiagakan tiga unit mobil pemadam kebakaran.
Kepala UPBU Douw Aturure Nabire, Allrido Simandjuntak, mengatakan kesiapsiagaan tersebut dilakukan untuk memastikan keselamatan kawasan bandara tetap terjaga.
“Untuk mobil pemadam bandara kami standby. Ada tiga unit,” kata Allrido kepada Noken Live melalui sambungan telepon.
Dari tiga unit tersebut, dua mobil pemadam disiagakan untuk mengantisipasi kejadian di sekitar area bandara.
Sementara satu unit lainnya tetap disiapkan untuk mendukung kebutuhan keselamatan pesawat yang beroperasi di Bandara Douw Aturure Nabire.
Menurut Allrido, kesiapsiagaan pemadam menjadi bagian penting dalam menghadapi kondisi lingkungan yang rawan terhadap kebakaran dan asap.
Selain menyiagakan armada pemadam, pihak bandara juga melakukan pemantauan terhadap kondisi sekitar kawasan bandara secara berkala.
Petugas gabungan turut melakukan patroli untuk memastikan tidak ada potensi gangguan yang dapat membahayakan aktivitas penerbangan.
Allrido menegaskan pihaknya terus mengutamakan aspek keselamatan penerbangan, terutama ketika kondisi asap dan cuaca dapat memengaruhi aktivitas di Bandara Douw Aturure.
Dengan kesiapan armada dan personel tersebut, UPBU Douw Aturure memastikan langkah antisipasi terus dilakukan selama kondisi asap masih terpantau di wilayah Nabire.
(Vanny/ Lisa – Redaksi DA)







Apa komentar anda ?