JAYAPURA, Nokenlive.com – Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menggelar bimbingan teknis (bimtek) literasi informasi bagi pengelola perpustakaan di Kota Jayapura, Rabu (19/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Sian Soor, Kantor Wali Kota Jayapura, ini diikuti pustakawan, guru, pegiat literasi, pengelola taman bacaan, perpustakaan kelurahan dan kampung, serta perpustakaan khusus.
Kegiatan dibuka Asisten III Setda Kota Jayapura, Ni Nyoman Sri Antari, didampingi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Jayapura, Dolfina Jece Mano.
Dolfina mengatakan, bimtek tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi para pengelola perpustakaan dalam mengelola informasi.
Menurutnya, penguatan kapasitas tidak hanya menyasar perpustakaan di lingkungan pendidikan, tetapi juga perpustakaan yang berada di kelurahan, kampung, hingga perpustakaan khusus seperti yang dikelola gereja dan masjid.
“Lewat bimtek ini diharapkan menjadi wadah untuk meningkatkan pengetahuan dan kompetensi pustakawan sebagai pengelola perpustakaan, sekaligus mendorong tata kelola perpustakaan yang baik dan menarik bagi semua kalangan,” ujar Dolfina.
Ia menjelaskan, pelaksanaan kegiatan tersebut mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2014 serta Peraturan Perpustakaan Nasional Nomor 4 Tahun 2024 tentang Standar Nasional Perpustakaan.
Asisten III Setda Kota Jayapura, Ni Nyoman Sri Antari, berharap penguatan literasi dapat mendorong masyarakat semakin gemar membaca dan meningkatkan pengetahuan.
Ia juga meminta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Jayapura terus memberikan dukungan kepada perpustakaan di satuan pendidikan, kelurahan, dan kampung, termasuk dalam pemenuhan kebutuhan buku dan fasilitas dengan memanfaatkan anggaran yang tersedia.
“Harapannya, dengan masyarakat banyak membaca, masyarakat akan semakin banyak tahu dan meningkatkan pemahaman melalui literasi, termasuk untuk pengembangan ekonominya,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Purnama Sinaga, mengakui belum semua sekolah di Kota Jayapura memiliki ruang perpustakaan yang representatif.
Menurutnya, masih terdapat sekolah yang memanfaatkan ruang kelas maupun gudang sebagai perpustakaan.
Karena itu, ia mendorong sekolah berkoordinasi dan berkolaborasi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Jayapura untuk meningkatkan fasilitas serta pengelolaan perpustakaan di lingkungan sekolah.
“Atas nama dunia pendidikan, kami memberikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan bimtek ini karena sangat bermanfaat bagi pustakawan maupun pengelola perpustakaan dalam meningkatkan kemampuan pengelolaan dan penyampaian informasi,” ujarnya.
Bimtek literasi informasi tersebut dilaksanakan selama satu hari dan ditutup oleh Wakil Wali Kota Jayapura, didampingi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan serta perwakilan narasumber dari Dinas Perpustakaan Provinsi Papua.
(Melviandres Pamanggori/Redaksi)





Apa komentar anda ?