ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Selasa, Agustus 25, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Pemprov Papua Tengah dorong sekolah jadi ruang aman dan bebas perundungan

Pemprov Papua Tengah dorong sekolah jadi ruang aman dan bebas perundungan

Oleh : Noken Live
25 Juli 2026
Di Papua Tengah, Pendidikan
0
Pemprov Papua Tengah dorong sekolah jadi ruang aman dan bebas perundungan

Foto Humas Provinsi Papua Tengah. Keterangan Foto: "Kepala Dinas Pendidikan Papua Tengah Nurhaida Nawipa, SE., berfoto bersama anak-anak sekolah usai peringatan Hari Anak Nasional, sebagai wujud komitmen menghadirkan pendidikan yang aman, inklusif, dan ramah anak."

NABIRE, nokenlive.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mendorong seluruh satuan pendidikan di daerah itu untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan maupun perundungan terhadap anak.

Staf Ahli II Gubernur Papua Tengah Bidang Kemasyarakatan, SDM, dan Pengembangan Otonomi Khusus (Otsus), Ukkas, membacakan sambutan tertulis Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa pada peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 di Nabire, Kamis (23/7). Dalam sambutan itu, Gubernur menegaskan sekolah memiliki peran penting dalam melindungi hak anak.

“Rumah harus menjadi tempat yang aman. Sekolah harus menjadi tempat belajar yang sehat, inklusif, dan bebas dari kekerasan. Tidak boleh ada anak yang kehilangan kesempatan belajar karena kondisi ekonomi, tempat tinggal, disabilitas, maupun latar belakang keluarganya,” demikian sambutan tertulis Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa yang dibacakan Ukkas.

Menurut Gubernur, lingkungan belajar yang aman akan memberikan ruang bagi anak untuk berkembang, berprestasi, dan membangun karakter. Karena itu, seluruh pihak harus memastikan setiap anak memperoleh kesempatan belajar yang sama tanpa diskriminasi.

“Kepada para guru dan tenaga kependidikan, ciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, ramah anak, dan bebas dari perundungan. Setiap laporan kekerasan harus ditangani secara serius dan mengutamakan keselamatan anak,” demikian sambutan Gubernur.

Gubernur menjelaskan, upaya mewujudkan sekolah ramah anak harus didukung dengan peningkatan kualitas guru, ketersediaan fasilitas belajar, buku, serta metode pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Budaya membaca, kemampuan menyampaikan pendapat, kreativitas, serta pengenalan bahasa dan kebudayaan daerah juga perlu terus dikembangkan.

“Kehadiran anak-anak penyandang disabilitas juga menegaskan bahwa setiap anak mempunyai hak dan kesempatan yang sama untuk belajar, berpartisipasi, dan mengembangkan potensinya,” demikian kutipan sambutan Gubernur.

Gubernur menambahkan, pendidikan yang inklusif dan ramah anak menjadi salah satu fondasi dalam membangun sumber daya manusia Papua Tengah yang unggul. Oleh karena itu, pemerintah mengajak sekolah, keluarga, dan masyarakat memperkuat kolaborasi dalam memberikan perlindungan kepada anak.

“Saya berharap Deklarasi Anak Menuju Provinsi Layak Anak tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi diwujudkan melalui kebijakan dan pelayanan yang benar-benar ramah anak,” demikian kutipan penutup sambutan tertulis Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa.

(Agustina Estevani Janggo – Redaksi DA)

Tags: Dinas Pendidikan Provinsi Papua TengahGubernur MEPAHANNabirePemerintah Provinsi Papua Tengah
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Pemprov Papua Tengah ajak seluruh pihak penuhi hak dan lindungi anak

Berita Selanjutnya

Gubernur Mepa minta OPD prioritaskan kepentingan anak dalam pembangunan

Berita Terkait

Bandara Nabire siagakan tiga mobil pemadam antisipasi kebakaran
Papua Tengah

Bandara Nabire siagakan tiga mobil pemadam antisipasi kebakaran

94 Personel BPBD Papua Tengah Bergerak, Armada Pemadam Kabupaten Nabire Dipertanyakan
Papua Tengah

94 Personel BPBD Papua Tengah Bergerak, Armada Pemadam Kabupaten Nabire Dipertanyakan

BPBD Papua Tengah kembali kerahkan armada padamkan 224 titik api
Papua Tengah

BPBD Papua Tengah kembali kerahkan armada padamkan 224 titik api

UPBU Douw Aturure Nabire: Asap Ganggu Penerbangan, Pesawat Sempat Dialihkan ke Jayapura
Papua Tengah

UPBU Douw Aturure Nabire: Asap Ganggu Penerbangan, Pesawat Sempat Dialihkan ke Jayapura

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua