NABIRE, nokenlive.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah merangkai peringatan Hari Jadi ke-IV daerah ini, melalui berbagai kegiatan yang memadukan olahraga, pelestarian budaya, pelayanan kesehatan, hingga peluncuran Program Bangkit Papua.
Gubernur Papua Tengah Meki Frits Nawipa, dalam sambutannya pada Pembukaan Semarak Hari Jadi Papua Tengah ke-IV di Halaman Kantor Gubernur di Nabire, pada Selasa 21 Juli 2026, mengatakan, rangkaian peringatan diawali dengan nonton bareng sepak bola dan konser musik yang mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.
Menurut dia, rangkaian kegiatan Hari Jadi Papua Tengah dilanjutkan dengan jalan santai, yang melibatkan aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Provinsi Papua Tengah bersama masyarakat sebagai wujud kebersamaan dalam membangun daerah.
“Kemudian kita menyaksikan lomba Yosim Pancar, dilanjutkan peluncuran Program Bangkit Papua, dan puncaknya konser musik rohani serta doa pemulihan Papua Tengah,” katanya.
Gubernur MEPA berharap, seluruh rangkaian Hari Jadi ke-IV Provinsi Papua Tengah menjadi momentum memperkuat persatuan masyarakat, sekaligus mendorong pembangunan sumber daya manusia, pelestarian budaya, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ketua Panitia Semarak Hari Jadi Provinsi Papua Tengah, Vivian Andenita Gobay mengatakan, untuk perlombaan Yosim Pancar diikuti 22 grup, terdiri atas 13 grup kategori umum dan 9 grup organisasi perangkat daerah (OPD).
Ia menjelaskan, panitia menyiapkan total hadiah Rp130 juta bagi juara I, II, III, dan Harapan I. Peserta yang belum meraih juara tetap menerima uang transportasi sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.
Vivian mengatakan, jalan santai diikuti seluruh ASN Pemerintah Provinsi Papua Tengah bersama masyarakat umum. Panitia juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis untuk mendukung rangkaian peringatan HUT ke-IV Papua Tengah.
Dia menambahkan, budaya akan terus digaungkan dalam setiap kegiatan Pemerintah Provinsi Papua Tengah. Sejalan dengan itu, pemerintah juga meluncurkan Program Bangkit Papua yang memberikan insentif Rp350 ribu per bulan kepada anak usia 0-4 tahun guna membantu pemenuhan gizi dan kesehatan.
(Agustina Estevani Janggo – Redaksi DA)







Apa komentar anda ?