JAYAPURA, nokenlive.com – Sebanyak 123 calon peserta didik baru di SMAN 5 Jayapura mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027.
Kegiatan MPLS tersebut berlangsung selama lima hari, mulai 6 hingga 10 Juli 2026.
Kepala SMAN 5 Jayapura, Agustina F. Thesia, menyampaikan hal tersebut saat ditemui pada Jumat (10/7/2026).

Menurut Agustina, kegiatan MPLS dilaksanakan dalam dua tahapan, yaitu Pra-MPLS dan MPLS.
Selama masa pengenalan lingkungan sekolah, para calon peserta didik diperkenalkan dengan berbagai aspek kehidupan sekolah secara aktif, khususnya mengenai tujuh kebiasaan Anak Indonesia Hebat serta tata tertib yang berlaku di lingkungan sekolah. Selain itu, mereka juga diberikan pemahaman tentang pentingnya menciptakan sekolah yang ramah anak, bebas dari segala bentuk kekerasan, serta menumbuhkan sikap saling menghormati antarsesama.
Agustina menjelaskan bahwa tema MPLS Tahun Pelajaran 2026 adalah “Berkarya dalam Karakter dan Bergerak untuk Pelestarian Lingkungan.”
“Berkarya dan beradaptasi guna mewujudkan sekolah yang berkarakter dan ramah lingkungan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Agustina mengatakan bahwa pada tahun ajaran baru ini SMAN 5 Jayapura menerima sebanyak 123 peserta didik baru yang akan dibagi ke dalam tiga rombongan belajar (rombel), dengan jumlah 36 peserta didik di setiap kelas.
Ia juga memastikan bahwa sekitar 95 persen pendaftar di SMAN 5 Jayapura diterima.

“Kami memastikan bahwa sekitar 95 persen pendaftar di sekolah kami diterima tanpa ada yang ditolak,” tegasnya.
Di akhir keterangannya, Agustina berharap pelaksanaan MPLS dapat melahirkan sumber daya manusia yang unggul, beriman, berkarakter, dan berbudaya, serta mampu memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan tetap memiliki wawasan lingkungan.
Ia juga berharap para peserta didik baru mampu meraih prestasi di berbagai bidang, baik akademik maupun nonakademik. Selain itu, mereka diharapkan menjadikan sekolah sebagai rumah kedua sehingga dapat berkembang dan berprestasi hingga ke tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.
(Andika Pamanggori – Redaksi DA)





Apa komentar anda ?