ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Minggu, Juli 12, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Persipura Dihadapkan Pilihan Berat, Bermain di Papua atau Kehilangan Poin Demi Efisiensi

Persipura Dihadapkan Pilihan Berat, Bermain di Papua atau Kehilangan Poin Demi Efisiensi

Oleh : Nokenlive
12 Juli 2026
Di Olahraga
0
Persipura Dihadapkan Pilihan Berat, Bermain di Papua atau Kehilangan Poin Demi Efisiensi

Keterangan: Manajer Persipura Jayapura, Owen Rahadiyan (Ist)

JAYAPURA, Nokenlive.com – Manajemen Persipura Jayapura menghadapi masalah serius, menjelang bergulirnya kompetisi Liga 2 musim 2026/2027. Di tengah tekanan finansial akibat sanksi yang mengharuskan tim bermain tanpa penonton pada putaran pertama, Mutiara Hitam kini mempertimbangkan sejumlah opsi, termasuk memindahkan laga kandang ke Pulau Jawa demi menekan biaya operasional.

Namun, pilihan tersebut bukan tanpa konsekuensi. Berdasarkan regulasi kompetisi, Persipura berpotensi memulai musim dengan pengurangan satu poin apabila memutuskan menggunakan kandang di luar Papua. Kondisi ini membuat manajemen harus menimbang secara matang antara efisiensi anggaran, kepentingan kompetitif, dan komitmen menjaga identitas Persipura sebagai simbol kebanggaan masyarakat Papua.

Manajemen menegaskan hingga kini belum ada keputusan final. Seluruh opsi masih dikaji dengan mempertimbangkan dampak jangka panjang bagi keberlangsungan klub.

“Musim ini kami menghadapi situasi yang tidak mudah. Dengan sanksi yang mengharuskan Persipura bermain tanpa kehadiran suporter pada putaran pertama, tentu ada dampak finansial yang cukup besar bagi klub.”

“Di sisi lain, kami juga memiliki beberapa opsi yang sedang kami pertimbangkan. Salah satunya adalah memainkan pertandingan kandang di Pulau Jawa, yang secara operasional dapat mengurangi beban biaya klub. Namun, berdasarkan regulasi yang berlaku, keputusan tersebut juga berpotensi membuat Persipura memulai kompetisi dengan pengurangan satu poin.”

Menurut manajemen, keputusan tersebut tidak hanya menyangkut persoalan biaya, tetapi juga menyentuh aspek prestasi dan identitas klub yang selama puluhan tahun menjadi kebanggaan Tanah Papua.

“Ini bukan keputusan yang sederhana. Ada pertimbangan finansial, ada pertimbangan kompetitif, dan yang paling penting, ada tanggung jawab kami terhadap identitas Persipura sebagai kebanggaan masyarakat Papua.”

“Saat ini kami masih mengkaji seluruh aspek secara matang sebelum mengambil keputusan terbaik bagi klub. Apa pun keputusan yang nantinya diambil, satu hal yang pasti: seluruh pertimbangannya didasarkan pada kepentingan jangka panjang Persipura, bukan kepentingan sesaat.”

Manajemen juga mengajak seluruh suporter dan masyarakat Papua untuk terus memberikan dukungan di tengah situasi yang sedang dihadapi klub.

“Kami berharap seluruh keluarga besar Persipura dapat terus memberikan doa, masukan, dan dukungan. Di tengah tantangan yang ada, kami percaya kebersamaan akan menjadi kekuatan terbesar untuk membawa Persipura melangkah ke depan.”

Selain membahas persoalan kandang, Persipura memastikan persiapan tim untuk musim baru terus berjalan. Evaluasi dari musim lalu menjadi modal penting untuk membangun skuad yang lebih kompetitif.

Manajemen menilai kehadiran pelatih baru akan membawa warna berbeda dalam pola permainan. Untuk menjaga jati diri klub, Persipura kini membentuk posisi Direktur Football yang bertugas memastikan filosofi sepak bola Papua tetap menjadi identitas tim, terlepas dari siapa pelatih yang menangani skuad.

Sementara itu, komposisi pemain juga akan diperkuat melalui evaluasi menyeluruh terhadap skuad yang ada. Persipura berencana mendatangkan tiga pemain asing baru yang dinilai sesuai dengan kebutuhan tim guna meningkatkan daya saing pada kompetisi musim 2026/2027.

(Melviandres Pamanggori/Redaksi)

 

Tags: Home Base PersipuraManajemen PersipuraManajer PersipuraOwen Rahadiyanpemain asing PersipuraPersipura Dilemapersipura jayapuraPersipura Liga 2 2026Persipura pindah kandangPersipura tanpa suporter
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Argentina Singkirkan Swiss, Messi Cs Tantang Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026

Berita Terkait

Argentina Singkirkan Swiss, Messi Cs Tantang Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026
Olahraga

Argentina Singkirkan Swiss, Messi Cs Tantang Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026

Inggris Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026, Jude Bellingham Jadi Pahlawan Kemenangan atas Norwegia
Olahraga

Inggris Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026, Jude Bellingham Jadi Pahlawan Kemenangan atas Norwegia

Spanyol Taklukan Belgia 2-1, La Roja Melaju ke Semifinal Piala Dunia 2026
Olahraga

Spanyol Taklukan Belgia 2-1, La Roja Melaju ke Semifinal Piala Dunia 2026

Mbappe Antar Prancis ke Semifinal, Maroko Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Olahraga

Mbappe Antar Prancis ke Semifinal, Maroko Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua