Jayapura, Nokenlive.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Nasional Anti Narkoba (GRANAT) Provinsi Papua mendeklarasikan Pemuda Anti Narkoba di Tanah Papua.
Deklarasi tersebut berlangsung di Taman Yos Sudarso Imbi, Sabtu (27/10/2018) dengan mengusung tema “Ciptakan Generasi Muda yang Cerdas dan Berprestasi Menuju Papua Bebas Narkoba”.
Gubernur Papua, Lukas Enembe dalam sambutan yang di sampaikan Sekretaris Daerah TEA. Hery Dosinaen menegaskan komitmen deklarasi bahwa generasi muda harus sehat di atas Tanah Papua.
“Hari ini kita menyatakan bahwa satu organisasi yang sangat penting telah hadir di Provinsi Papua untuk memerangi narkoba,” cetusnya.
Tanpa disadari, Lanjut Gubernur, saat ini dunia sedang berperang terhadap kemajuan teknologi dan narkoba.
Keduanya saling berkaitan, dimana kemajuan teknologi yang mempunyai dampak positif tapi di samping itu ada loncatan budaya yang tidak dibarengi dengan eksistensi atau kehidupan masyarakat.
“Loncatan budaya ini mempunyai satu ekuivalen dengan kegiatan kehidupan masyarakat termasuk narkoba, sehingga semua bisa tersistematis untuk bisa melakukan kegiatan guna memerangi narkoba,” tandasnya.
Selain membentuk satuan-satuan di kota dan 28 kabupaten, DPD GRANAT Papua juga didesak untuk segera membentuk Satgas khusus dengan melibatkan pemangku kepentingan dengan melakukan koordinasi secara vertikal, horizontal maupun diagonal.
Gubernur juga menyinggung soal anak-anak yang berkeliaran di pinggiran jalan karena aibon.
“Ini tugas kita untuk memerangi itu,” tegasnya.
Untuk itu, Pemprov siap membantu wadah ini untuk menyelamatkan umat di atas tanah ini.
Ketua DPD GRANAT Provinsi Papua, DR Benhur Tommy Mano, MM dalam sambutan mengatakan
GRANAT yang terbentuk pada 28 Oktober 1999 ini merupakan wadah organisasi yang bersifat sosial, mandiri dan terbuka .
Dalam arti tidak membeda-bedakan suku, agama, ras dan golongan dan sebagai gerakan moral yang didirikan dengan tujuan menyelamatkan bangsa Indonesia, khususnya generasi muda dari ancaman bahaya akibat peredaran gelap hingga penyalahgunaan narkoba.
“Untuk itu DPD GRANAT telah berkomitmen bersama Pemerintah Provinsi juga masyarakat menyatakan perang melawan narkoba di Tanah Papua,” tandas Benhur.
GRANAT juga merupakan gerakan moral untuk mengajak seluruh lapisan masyarakat Indonesia yang bebas penyalahgunaan narkoba untuk bersama-sama memerangi peredaran gelap barang haram tersebut, menghindari serta menjauhinya.
Diakuinya, hampir semua kalangan dan lapisan masyarakat ada dalam penyalahgunaan dan ketergantungan terhadap narkoba. Bahkan sudah sampai ke tahap mengakibatkan perubahan karakter pelajar dan mahasiswa sehingga mereka terlibat dalam berbagai tindakan kejahatan.
Olehnya itu, didorong oleh rasa tanggung jawab untuk menyelamatkan masyarakat, bangsa dan NKRI, partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat dalam mengisi kemerdekaan diharapkan untuk mewujudkan cita-cita nasional.
“Salah satunya adalah dapat melakukan upaya-upaya secara moral, dalam rangka pencegahan dan penanggulangan peredaran gelap narkoba sekitar kita,” tandasnya.
Khusus di Provinsi Papua yang berada di ujung timur Indonesia, kini sudah menjadi daerah sasaran peredaran narkotika dan obat terlarang .
Karena itu, pembentukan pengurus GRANAT di Papua, baik sendiri maupun bersama kelompok lain, atau lembaga pemerintah secara terus-menerus melakukan gerakan penyuluhan tentang bahaya peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba.
Dengan adanya deklarasi gerakan pemuda anti narkoba di Tanah Papua, diharapkan dapat menjadi langkah awal sebagai penyemangat, bagi para penggiat anti narkoba di daerah ini untuk terus bergerak berperan melawan penyebaran narkoba.
“Harapan saya GRANAT Provinsi Papua dapat selalu bersinergi dengan Pemerintah Provinsi, aparat kepolisian juga mitra serta penggiat anti narkoba di tanah ini untuk terus melawan Penyebaran narkoba di kalangan generasi muda,” tukasnya.
Ketua Panitia kegiatan, DR Fachruddin Pasolo dalam laporan mengatakan deklarasi ini adalah satu pernyataan sikap, kesadaran dan semangat para pemuda Papua yang digagas oleh DPD GRANAT Papua untuk secara sadar dan berkomitmen menyuarakan secara lantang anti terhadap narkoba
Hal ini juga merupakan implementasi dari program DPD GRANAT Papua periode 2018-2022 sebagai rangkaian kegiatan dalam rangka HUT organisasi yang jatuh pada 28 Oktober 2018.
Peserta yang hadir pada acara deklarasi ini terdiri dari organisasi pemuda, masyarakat dan organisasi wanita, tokoh agama, masyarakat dan tokoh perempuan, pejabat TNI – Polri dan para tamu undangan lainnya.
Pantauan media ini, momen HUT DPD GRANAT Papua ditandai dengan pemotongan kue.
Deklarasi sendiri ditandai dengan pembacaan ikrar serta pembubuhan tanda tangan oleh Sekda bersama Ketua DPD GRANAT Papua di atas kain sepanjang 50 meter dan diikuti seluruh peserta deklarasi yang hadir dan pelepasan balon ke udara.
(Arche)






Apa komentar anda ?