ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Jumat, Juni 19, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Yan Mandenas Desak Kementerian HAM Tak Hanya Bicara, Tuntaskan Pelanggaran HAM dan Konflik Papua

Yan Mandenas Desak Kementerian HAM Tak Hanya Bicara, Tuntaskan Pelanggaran HAM dan Konflik Papua

Oleh : Nokenlive
19 Juni 2026
Di Nasional
0
Yan Mandenas Desak Kementerian HAM Tak Hanya Bicara, Tuntaskan Pelanggaran HAM dan Konflik Papua

Keterangan: Anggota DPR-RI, Fraksi Gerindra, Yan P Mandenas. (Foto/Ist)

JAYAPURA, Nokenlive.com – Anggota Komisi XIII DPR RI, Yan Permenas Mandenas, melontarkan kritik tajam terhadap usulan anggaran Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) Tahun Anggaran 2027. Dalam rapat kerja bersama Menteri HAM, Natalius Pigai, Rabu (17/6/2026), Mandenas menegaskan bahwa besarnya anggaran harus diikuti dengan langkah nyata dalam menyelesaikan berbagai persoalan HAM, terutama konflik berkepanjangan di Papua.

Menurut Mandenas, penyusunan anggaran tidak boleh hanya berorientasi pada belanja kementerian, tetapi harus berbasis target kinerja yang jelas, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Setiap rupiah yang dialokasikan harus memiliki ukuran keberhasilan. Kalau targetnya tidak tercapai, anggaran tahun berikutnya wajib dievaluasi,” tegas Mandenas di hadapan Menteri HAM.

Namun sorotan paling keras disampaikan Mandenas terkait kondisi HAM di Papua yang dinilainya belum menunjukkan perubahan signifikan, meski Kementerian HAM telah berdiri sebagai kementerian tersendiri.
Ia menilai berbagai kasus pelanggaran HAM, konflik sosial, hingga persoalan kemanusiaan di Papua masih terus terjadi tanpa penyelesaian yang nyata.

“Papua terus menghadapi masalah demi masalah. Tetapi sampai hari ini saya belum melihat langkah konkret yang benar-benar menyelesaikan persoalan di lapangan. Yang terdengar hanya pernyataan di media, sementara masyarakat masih menjadi korban konflik,” katanya.

Mandenas mengingatkan bahwa Kementerian HAM dibentuk Presiden bukan sekadar menjadi juru bicara isu HAM, melainkan sebagai institusi yang mampu menggerakkan koordinasi lintas kementerian dan lembaga penegak hukum untuk menyelesaikan persoalan secara nyata.

Menurutnya, penyelesaian konflik Papua membutuhkan kerja bersama antara pemerintah pusat, TNI, Polri, Kejaksaan, pemerintah daerah, hingga seluruh institusi terkait, bukan hanya sebatas pernyataan publik.
“Koordinasi lintas sektor harus berjalan. Jangan hanya ramai di media. Masyarakat membutuhkan aksi nyata, bukan sekadar narasi,” ujarnya.

Mandenas mengaku selama melakukan monitoring di berbagai wilayah Papua, banyak masyarakat mempertanyakan keberadaan dan peran Kementerian HAM karena belum merasakan dampak langsung dari kehadiran lembaga tersebut.

“Kalau tidak ada aksi dan kolaborasi nyata, masyarakat akan bertanya, apa sebenarnya fungsi Kementerian HAM dibentuk? Saya turun langsung ke Papua, masyarakat mengatakan belum ada perubahan yang mereka rasakan,” ungkapnya.

Politisi asal Papua itu juga meminta pemerintah tidak membiarkan berbagai persoalan HAM terus menumpuk tanpa penyelesaian. Menurutnya, setiap kasus harus segera direspons agar tidak memperburuk situasi keamanan dan kepercayaan masyarakat terhadap negara.

Ia bahkan meminta Kementerian HAM tidak ragu mengusulkan tambahan anggaran apabila memang dibutuhkan untuk memperkuat program penyelesaian konflik dan perlindungan hak asasi manusia.

“Kalau anggaran kurang untuk bekerja di lapangan, minta tambahan. DPR akan melihat kebutuhan itu. Yang dibutuhkan masyarakat adalah penyelesaian persoalan, bukan sekadar pernyataan,” tegasnya.

Menutup penyampaiannya, Mandenas berharap alokasi anggaran Kementerian HAM Tahun 2027 benar-benar diarahkan pada penyelesaian berbagai persoalan HAM di Indonesia, khususnya di Papua, sehingga keberadaan kementerian tersebut dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Korban konflik di Papua sudah terlalu banyak. Jangan lagi kita hanya bicara target di atas kertas. Yang dibutuhkan sekarang adalah keberanian bertindak dan menghadirkan keadilan bagi masyarakat,” pungkasnya.

(Menas/Redaksi)

 

Tags: Aloksi Anggaran 2027DPR RIFraksi GerindraKementrian Hak Asasi ManusiaKomisi XIIIKonflik PapuaNatalius Pigairapat kerjaYan Mandenas
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Kejati Papua Tetapkan 4 Tersangka Korupsi Beras Bulog Wamena

Berita Terkait

Portugal Ditahan Imbang Kongo 1-1, Cristiano Ronaldo Gagal Bersinar
Nasional

Portugal Ditahan Imbang Kongo 1-1, Cristiano Ronaldo Gagal Bersinar

Messi Hattrick, Argentina Libas Aljazair 3-0 di Laga Sengit Grup J Piala Dunia
Nasional

Messi Hattrick, Argentina Libas Aljazair 3-0 di Laga Sengit Grup J Piala Dunia

Sambut Libur Sekolah 2026, PT PELNI Beri Diskon 30 Persen Tiket Kapal
Nasional

Sambut Libur Sekolah 2026, PT PELNI Beri Diskon 30 Persen Tiket Kapal

Wamendagri Ribka Haluk: Pembangunan Papua Tengah Jadi Titik Awal Kebangkitan Masyarakat Papua
Nasional

Wamendagri Ribka Haluk: Pembangunan Papua Tengah Jadi Titik Awal Kebangkitan Masyarakat Papua

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua