JAYAPURA, Nokenlive.com – Kegiatan Sosialisasi dan Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Masyarakat Kampung Tahun 2026 bagi unsur RT, RW, PKK, kader malaria, kader Posyandu, dan Karang Taruna di 14 kampung di Kota Jayapura resmi ditutup pada Rabu (10/6/2026).
Penutupan kegiatan yang berlangsung setelah dua hari pelaksanaan itu dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan Umum Setda Kota Jayapura, Evert Nicolas Meraudje, didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Kota Jayapura, Makzi Lazarus Atanay, serta Sekretaris DPMK Kota Jayapura, Erid Rumansara.
Dalam sambutannya, Asisten I Setda Kota Jayapura berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama kegiatan untuk mendukung pembangunan di kampung masing-masing.
“buat kepala kampung dan jajarannya bisa memperhatikan setiap masukan dari setiap kelembagaan masyarakat kampung dengan melalui setiap usulan dan masukan dalam rangka pembangunan kampung kearah yang lebih baik diberbagai bidang,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya perhatian pemerintah kampung terhadap sektor pendidikan, khususnya bagi anak-anak di kampung.
“kepala kampung supaya warganya khusus anak-anak dikampung supaya bisa berpendidikan dengan baik, dan itu bagian dari tanggungjawab kepala kampung ditengah situasi yang sulit, sehingga mari itu menjadi perhatian di tiap kampung,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala DPMK Kota Jayapura, Makzi Lazarus Atanay, mengatakan bahwa pasca kegiatan ini pihaknya akan terus melakukan pendampingan kepada kelembagaan masyarakat kampung, termasuk dalam tata kelola administrasi agar pelaksanaan tugas dan fungsi berjalan sesuai peraturan yang berlaku.
Menurutnya, sasaran utama kegiatan ini adalah agar seluruh kelembagaan masyarakat kampung mampu menjalankan tugas dan fungsi secara optimal dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan kampung.
“Sasaran dari kegiatan adalah semua kelembagaan masyarakat kampung dapat menjalankan tugas dan fungsinya secara baik, guna mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang ada di 14 kampung nantinya,” ucapnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta menjadi motor penggerak perubahan di lingkungan masing-masing.
“mari kita semangat dan mari membawa perubahan di kampung masing-masing untuk pembangunan kampung dan pelayanan ke masyarakat yang lebih baik diwaktu mendatang,” pintanya.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari para peserta. Perwakilan Karang Taruna Kampung Nafri, Artaban Awinero, menilai sosialisasi tersebut sangat bermanfaat dan diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan oleh DPMK Kota Jayapura.
Hal senada disampaikan perwakilan PKK kampung yang mengaku memperoleh banyak pengetahuan dan pengalaman baru selama kegiatan berlangsung. Mereka berharap program serupa dapat kembali dianggarkan dan dilaksanakan di seluruh kampung di Kota Jayapura, sekaligus meminta dukungan kepala kampung terhadap berbagai program PKK yang bermanfaat bagi masyarakat.
Apresiasi juga datang dari peserta unsur Posyandu Kampung Tahima Soroma yang menilai pelatihan tersebut sangat membantu, terutama dalam meningkatkan kapasitas kader Posyandu dan kader malaria, termasuk dalam aspek pelaporan kegiatan.
Sementara itu, perwakilan RT/RW Kampung Koya Koso mengaku mendapatkan manfaat besar dari materi yang diberikan, khususnya terkait administrasi dan tata kelola surat-menyurat yang mendukung tugas pelayanan kepada masyarakat.
Sebagai penutup kegiatan, dilakukan penyerahan bantuan alat tulis kantor (ATK) oleh Asisten I Setda Kota Jayapura kepada 14 kampung yang diterima langsung oleh para kepala kampung.
(Melviandres Pamanggori/Redaksi)





Apa komentar anda ?