ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Senin, Mei 18, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Ribka Haluk Ungkap Langkah Besar Pemulihan Wamena, Pengungsi Mulai Dipulangkan

Ribka Haluk Ungkap Langkah Besar Pemulihan Wamena, Pengungsi Mulai Dipulangkan

Oleh : Nokenlive
17 Mei 2026
Di Kabar Daerah, Papua Pegunungan
0
Ribka Haluk Ungkap Langkah Besar Pemulihan Wamena, Pengungsi Mulai Dipulangkan

Foto : Tundemin Kogoya Keterangan Foto : Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Ribka Haluk, didampingi Gubernur Papua Pegunungan John Tabo, Wakil Gubernur Ones Pahabol, turun langsung meninjau lokasi terdampak dan titik-titik pengungsian di Sinakma, Kabupaten Jayawijaya, Sabtu (17/5/2026).

WAMENA-NOKENLIVE.com – Pemerintah pusat bersama Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan bergerak cepat menangani dampak konflik yang terjadi di Wamena dan sejumlah wilayah sekitarnya. Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Ribka Haluk, turun langsung meninjau lokasi terdampak dan titik-titik pengungsian di Sinakma, Kabupaten Jayawijaya, Sabtu (17/5/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Ribka Haluk didampingi Gubernur Papua Pegunungan John Tabo, Wakil Gubernur Ones Pahabol, Danrem 172/PWY Febriel Buyung Sikumbang, serta sejumlah pejabat daerah dan aparat keamanan lainnya.

Rombongan mengunjungi beberapa titik pengungsian masyarakat, di antaranya Kodim 1702/Jayawijaya, Polres Jayawijaya, dan Gereja Katolik Jaya Wamena. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi masyarakat sekaligus mempercepat langkah penanganan darurat pascakerusuhan yang terjadi beberapa waktu terakhir.

Usai peninjauan, Ribka Haluk mengatakan pemerintah pusat dan pemerintah daerah saat ini tengah melakukan koordinasi intensif guna mempercepat penanganan korban terdampak konflik.

“Jadi kami sedang melakukan rapat koordinasi dengan pemerintah daerah. Kami sudah tugaskan Bapak Gubernur dan delapan kabupaten untuk menyiapkan data-data terlebih dahulu, baru nanti kita lihat langkah selanjutnya,” ujar Ribka Haluk kepada wartawan.

Menurutnya, fokus utama pemerintah saat ini adalah menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, terutama para pengungsi yang masih bertahan di sejumlah titik pengungsian.

“Pemerintah sudah memberikan perhatian. Yang pertama, kita menghadirkan rasa nyaman dan aman kepada masyarakat kita. Penanganan tanggap darurat juga bergerak cepat,” katanya.

Ribka menjelaskan, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan telah membentuk tim khusus untuk mendata kerusakan, korban jiwa, serta kebutuhan masyarakat terdampak. Pendataan tersebut dilakukan bersama aparat keamanan dan pihak kepolisian.

“Data-data kerusakan, korban jiwa dan lain-lain sementara sedang disiapkan bersama teman-teman dari Polda. Kemudian akan disiapkan juga surat tanggap darurat,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa status tanggap darurat menjadi dasar penting bagi pemerintah untuk menjalankan berbagai program pemulihan, termasuk rehabilitasi dan recovery pascakonflik.

“Nanti setelah ada surat tanggap darurat, baru bisa kita follow up menjadi dasar pemerintah untuk melakukan program-program seperti rehabilitasi, recovery, dan lain-lain,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah pusat juga telah melakukan koordinasi lintas kementerian untuk mendukung percepatan penanganan di Papua Pegunungan. Beberapa kementerian yang dilibatkan antara lain Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Sosial.

“Kami harapkan dalam waktu yang tidak terlalu lama semua bisa segera disiapkan supaya bisa diantisipasi. Langkah selanjutnya rehabilitasi dan recovery mudah-mudahan juga bisa berjalan cepat,” tambah Ribka.

Dalam keterangannya, Ribka Haluk turut menyoroti kondisi kesehatan para pengungsi yang mulai menurun akibat cuaca dingin di Wamena. Ia menilai masyarakat tidak bisa terlalu lama berada di lokasi pengungsian.

“Kondisinya memang kita tidak bisa berlama-lama di tempat pengungsian karena cuaca dingin. Saya lihat ada yang mulai sakit-sakitan, batuk, sakit perut, badan sakit, dan seterusnya,” ungkapnya.

Menurut Ribka, sebagian besar masyarakat yang ditemui di lokasi pengungsian berharap segera dipulangkan ke daerah asal masing-masing. Karena itu, aparat keamanan bersama pemerintah daerah akan melakukan pengawalan dalam proses pemulangan warga.

“Tadi beberapa titik yang kita datangi semuanya mengharapkan harus kembali. Jadi dari aparat keamanan, dalam hal ini Polda dan Bapak Danrem, akan mengawal masyarakat yang kembali ke Lanny Jaya, Tolikara, dan daerah lainnya,” katanya.

Berdasarkan hasil koordinasi bersama pemerintah daerah, proses pemulangan masyarakat terdampak dijadwalkan mulai dilakukan pada Minggu (18/5/2026).

“Mulai besok masyarakat akan mulai dipulangkan. Semua bupati sekarang sedang melakukan koordinasi internal di pemerintah daerah masing-masing,” ujar Ribka.

Ia memastikan kondisi keamanan di Papua Pegunungan, khususnya Kabupaten Jayawijaya, mulai berangsur kondusif. Pemerintah pusat maupun daerah disebut terus berupaya menjaga stabilitas keamanan sekaligus mempercepat pemulihan sosial masyarakat.

“Intinya bahwa hari ini kondisi keamanan sudah relatif membaik. Pemerintah daerah dan pemerintah pusat sudah memberikan perhatian penuh terhadap penanganan masyarakat,” tutupnya.( Tundemin Kogoya – Redaksi DA)

Tags: #Wagub Papua PegununganGubernur Papua PegununganJohn TaboKabupaten JayawijayaKementerian Dalam Negeri RIKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RIKementerian Sosial RIones pahabolPemerintah Papua PegununganProvinsi Papua PegununganSinakmaWamendagri Ribka Haluk
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Pemkab Yalimo Imbau Warga Tidak Terlibat Konflik Wamena

Berita Terkait

Pemkab Yalimo Imbau Warga Tidak Terlibat Konflik Wamena
Kabar Daerah

Pemkab Yalimo Imbau Warga Tidak Terlibat Konflik Wamena

Keterangan : Balita Laki - Laki yang di gendong seorang pengungsi ini di temukan di lokasi perang. (foto/Istimewah)
Dari TKP

Anak Balita Ditemukan Sendirian Saat Konflik Wamena, Diduga Terpisah dari Orang Tua Saat Penyerangan

Ketahanan Pangan Papua Menguat, Polda Papua Sukses Tingkatkan Produksi Jagung
Kabar Daerah

Ketahanan Pangan Papua Menguat, Polda Papua Sukses Tingkatkan Produksi Jagung

Gubernur Papua Pegunungan Tegaskan Perang Suku Harus Berakhir, Pemerintah Fokus Pemulihan Wamena
Hukum dan Kriminal

Gubernur Papua Pegunungan Tegaskan Perang Suku Harus Berakhir, Pemerintah Fokus Pemulihan Wamena

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

error: Nokenlive!!
No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua