JAYAPURA, Nokenlive.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Papua, Lukas Christian Sohilait bersama istri menghadiri kegiatan jamuan kasih dan makan sumbang dalam rangka penggalangan dana pembangunan gedung Gereja Jemaat Efrata Kayu Batu, Kota Jayapura, Kamis (14/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung penuh kekeluargaan itu turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Aspidmil Kejati Papua beserta istri, unsur DPR Kota Jayapura, Plt Kepala Inspektorat Kota Jayapura, hingga Rektor Universitas Kristen Satya Wacana.
Dalam suasana hangat tersebut, Lukas Christian Sohilait juga menyumbangkan pujian rohani yang disambut antusias oleh jemaat dan tamu undangan.
Usai kegiatan, Sohilait menyampaikan bahwa kehadirannya mewakili Pemerintah Provinsi Papua sekaligus memberikan dukungan moral bagi pembangunan gedung gereja baru Jemaat GKI Efrata Kayu Batu di Klasis Port Numbay.
“Pembangunan gereja ini sangat luar biasa karena mencakup gedung ibadah, gedung serbaguna, ruang pastori, pagar gereja hingga menara lonceng. Ini merupakan pergumulan besar jemaat dan pemerintah tentu memberi dukungan,” ujarnya.

Ia juga menilai Kampung Kayu Batu memiliki nilai historis dan strategis sebagai salah satu kampung besar di Kota Jayapura yang berada di pesisir Samudra Pasifik.
Sementara itu, Ketua Majelis Jemaat Efrata Kayu Batu, Nikson Nelson Yarangga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung penggalangan dana pembangunan gereja.
Ia mengajak seluruh warga jemaat untuk terus terlibat aktif dalam berbagai kegiatan penggalangan dana demi mempercepat penyelesaian pembangunan gereja yang ditargetkan rampung dan diresmikan pada tahun 2027.
Ketua Panitia Pembangunan, Djong Makanuay juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Papua, Pemerintah Kota Jayapura, serta seluruh tamu undangan yang hadir dalam kegiatan tersebut.
“Momentum ini sangat tepat karena berlangsung bertepatan dengan perayaan Kenaikan Tuhan Yesus Kristus ke surga, sekaligus menjadi momen kebersamaan untuk mendukung pembangunan gereja,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Rektor UKSW Salatiga, Intias Utami mengungkapkan bahwa pihak kampus bersama Sinode GKI akan membuka kesempatan beasiswa bagi anak-anak Papua pada tahun ajaran 2026/2027.
Ia menyebut, program tersebut bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) gereja di Tanah Papua. Bahkan, satu orang anak dari Jemaat Efrata Kayu Batu disebut telah mendaftar di jurusan akuntansi UKSW Salatiga untuk tahun ajaran baru mendatang.
(Melviandres Pamanggori/Redaksi)





Apa komentar anda ?