JAYAPURA, Nokenlive.com – Pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir (ASA) Jenjang di SMP Negeri 1 Jayapura tahun ajaran 2025/2026 berjalan lancar tanpa kendala berarti. Dari ratusan peserta ujian, satu siswa bahkan mengikuti ujian secara online dari Jawa Barat setelah dinyatakan lolos masuk SMA Taruna Nusantara.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMP Negeri 1 Jayapura, Danton Hutapea, mengatakan pelaksanaan ujian sejak hari pertama hingga Jumat (8/5/2026) berlangsung tertib dengan dukungan jaringan internet dan fasilitas sekolah yang memadai.
“Puji Tuhan, selama pelaksanaan asesmen sumatif akhir jenjang berjalan dengan baik dan tidak ada kendala berarti, baik dari sisi jaringan internet maupun akomodasi lainnya,” ujar Danton saat ditemui media di sekolah.
Ia menjelaskan, tingkat kehadiran peserta ujian hampir mencapai 100 persen. Hanya satu siswa yang berhalangan hadir karena sakit dan akan dijadwalkan mengikuti ujian susulan.
“Tingkat kehadiran siswa sangat baik. Hanya satu siswa yang sakit dan nanti akan kami programkan untuk mengikuti ujian susulan,” katanya.
Danton menyebutkan jumlah peserta ASA tahun ini sebanyak 366 siswa. Sebanyak 365 siswa mengikuti ujian secara online di SMPN 1 Jayapura, sementara satu siswa lainnya mengikuti ujian daring dari Jawa Barat.
Menurutnya, siswa tersebut telah diterima di SMA Taruna Nusantara sehingga harus mengikuti ujian dari luar daerah.
“Tahun ini peserta ujian sebanyak 366 siswa. Sebanyak 365 mengikuti ujian di sekolah dan satu siswa mengikuti secara online dari Jawa Barat karena sudah diterima di SMA Taruna Nusantara,” jelasnya.
Setelah pelaksanaan ASA selesai, seluruh siswa akan kembali mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang dijadwalkan berlangsung pada Senin (11/5/2026). Jumlah peserta TKA tetap sama, termasuk satu siswa yang mengikuti dari Jawa Barat.
Danton berharap pelaksanaan TKA nantinya dapat berjalan lancar seperti pelaksanaan ASA, terutama dari sisi jaringan internet agar tidak mengganggu proses ujian.
“Mudah-mudahan sampai minggu depan jaringan tetap stabil sehingga pelaksanaan TKA juga bisa berjalan lancar tanpa hambatan,” ujarnya.
Ia menambahkan, untuk pelaksanaan ASA pengawasan dilakukan secara internal oleh pihak sekolah. Sementara pada pelaksanaan TKA, sistem pengawasan akan dilakukan secara silang sesuai ketentuan yang berlaku.
Di akhir keterangannya, Danton berharap seluruh peserta didik dapat memperoleh hasil terbaik dan lulus dengan baik, termasuk dalam pelaksanaan TKA yang nantinya menjadi salah satu syarat melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
“Kami berharap semua peserta didik bisa lulus dengan hasil yang baik dan TKA-nya juga berhasil sehingga dapat digunakan untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat atas,” pungkasnya.
(Melviandres Pamanggori/Redaksi)





Apa komentar anda ?