JAYAPURA, Nokenliev.com – Dalam momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 tingkat Provinsi Papua, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Papua menegaskan komitmennya untuk mendukung sekaligus mengawal sinergi antara program pendidikan nasional dan kebijakan daerah.
Ketua PGRI Papua, Elia Waromi, menyatakan dukungan penuh terhadap arah kebijakan pendidikan nasional yang dicanangkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Menurutnya, sejumlah program strategis seperti peningkatan mutu pendidikan, penguatan peran guru, pemerataan akses, transformasi kurikulum, hingga kolaborasi lintas sektor harus diwujudkan secara nyata hingga ke seluruh pelosok Papua.
Ia menegaskan, keberhasilan program nasional tidak dapat berjalan optimal tanpa dukungan kuat dari pemerintah daerah. Karena itu, PGRI Papua mendorong Pemerintah Provinsi Papua, khususnya melalui Dinas Pendidikan, untuk berperan aktif, responsif, dan kolaboratif dalam mengimplementasikan setiap kebijakan pendidikan.
“Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci agar program tidak berhenti pada tataran konsep, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh guru dan peserta didik di lapangan,” ujarnya.
PGRI Papua juga menyatakan kesiapan menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung visi dan program Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, khususnya dalam memajukan sektor pendidikan sebagai fondasi pembangunan daerah. Peran tersebut tidak hanya sebatas dukungan, tetapi juga sebagai pengawal kebijakan agar tetap berpihak pada peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan guru.
Lebih lanjut, Elia Waromi menekankan pentingnya pendekatan adaptif dalam pembangunan pendidikan di Papua, mengingat kondisi geografis, sosial, dan kultural yang beragam. Ia mendorong Dinas Pendidikan untuk membuka ruang kemitraan yang lebih luas dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk organisasi profesi guru.
“Pendekatan berbasis kearifan lokal sangat penting agar setiap program pendidikan berjalan efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan,” jelasnya.
Sebagai organisasi profesi, PGRI Papua juga berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan, advokasi, serta penguatan kapasitas guru sebagai ujung tombak pendidikan.
Di akhir pernyataannya, PGRI Papua mengajak seluruh pihak untuk meninggalkan ego sektoral dan memperkuat kolaborasi dalam menyukseskan program pendidikan, baik di tingkat nasional maupun daerah.
“Pendidikan Papua harus maju, dan itu hanya bisa dicapai melalui kerja bersama yang nyata dan berkelanjutan,” pungkasnya.
(Andika/Redaksi)





Apa komentar anda ?