Nabire, Nokenlive.com – Kepala Bappeda Kabupaten Puncak, Herman Wanma, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program prioritas Gubernur Papua Tengah melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Otonomi Khusus (Otsus) dan RKPD yang digelar selama tiga hari di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah.
Herman mengatakan, Pemerintah Kabupaten Puncak memberikan dukungan penuh terhadap visi dan misi bupati Elvis Tabuni dan terutama program prioritas gubernur papua tengah, khususnya pada sektor pendidikan, kesehatan, dan penguatan ekonomi masyarakat.
“Kami dari Kabupaten Puncak mendukung penuh program prioritas gubernur. Beberapa fokus utama kami adalah Papua Cerdas, Papua Sehat, serta penguatan ekonomi produktif,” ujarnya kepada wartawan.
Ia menjelaskan, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) telah mengusulkan program melalui skema Otsus dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), meliputi sektor kesehatan, pendidikan, dan pertanian. Namun, tidak semua usulan dapat diakomodasi, sehingga akan dilakukan penyempurnaan untuk diajukan kembali.
Dalam bidang pendidikan, Pemkab Puncak mulai merencanakan program Sekolah Sepanjang Hari (SSH) yang akan diterapkan tahun ini. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas belajar siswa, terutama di wilayah dengan akses yang sulit.
“Konsepnya, anak-anak tetap berada di lingkungan sekolah hingga sore hari. Ini penting karena jarak tempuh dari distrik ke sekolah cukup jauh, sehingga mereka bisa lebih fokus belajar,” jelasnya.
Rencana awal, program tersebut akan dipusatkan di Distrik Ilaga, meski hingga kini lokasi pasti masih menunggu penetapan resmi. Pemerintah daerah juga mempertimbangkan pembangunan fasilitas pendukung seperti asrama bagi siswa.
Selain pendidikan, sektor ekonomi menjadi perhatian utama, terutama melalui pengembangan peternakan babi yang dinilai memiliki potensi besar dalam meningkatkan pendapatan masyarakat.
“Kami fokus pada peternakan babi karena memiliki nilai ekonomi tinggi dan sesuai dengan kondisi masyarakat setempat. Program lain tetap ada, tetapi kami diarahkan untuk lebih fokus agar hasilnya maksimal,” katanya
Herman menambahkan, dalam Musrenbang tersebut sebagian besar program fisik, seperti pembangunan rumah sakit, belum dapat disetujui. Sebagai gantinya, program yang bersifat langsung menyentuh masyarakat dan nonfisik menjadi prioritas.
Ia juga menyinggung upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan disiplin aparatur sipil negara (ASN), termasuk tenaga guru dan tenaga kesehatan, agar kembali menjalankan tugas di wilayah masing-masing.
“Ke depan, bupati akan menertibkan ASN agar kembali ke tempat tugas. Hak-hak mereka juga akan dipenuhi, serta didukung dengan peningkatan aspek keamanan,” ujarnya.
Musrenbang Otsus dan RKPD ini diharapkan dapat menghasilkan program prioritas yang tepat sasaran dan mampu menjawab persoalan strategis di Kabupaten Puncak, terutama dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
(Lisa/MR)







Apa komentar anda ?