ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Rabu, April 22, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Pemprov Papua Tengah Turunkan Tim Gabungan Tangani Konflik Puncak, Fokus Bantuan dan Pemulihan

Pemprov Papua Tengah Turunkan Tim Gabungan Tangani Konflik Puncak, Fokus Bantuan dan Pemulihan

Oleh : Nokenlive
22 April 2026
Di Nasional, Papua Tengah
0
Pemprov Papua Tengah Turunkan Tim Gabungan Tangani Konflik Puncak, Fokus Bantuan dan Pemulihan

Foto : Istimewa Keterangan Foto: Sekda Provinsi Papua Tengah, Silwanus Sumule Sp.Og.,M.H.Kes Saat Memberikan Keterangan Kepada Media

Nabire, Nokenlive.com – Pemerintah Provinsi Papua Tengah bergerak cepat menindaklanjuti arahan gubernur terkait situasi konflik di Kabupaten Puncak dengan menyiapkan tim gabungan lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk turun langsung ke wilayah terdampak.

Sekretaris Daerah Papua Tengah, dr. Silwanus Sumule, Sp.OG, M.H.Kes, mengatakan tim dijadwalkan berangkat pada Kamis (22/4/2026) menuju Distrik Sinak dan Mulia guna memberikan bantuan kemanusiaan serta memastikan kondisi masyarakat di lapangan.

“Berdasarkan data sementara dari Pemerintah Kabupaten Puncak, terdapat lima korban. Tiga dirawat di RSUD Mulia, satu di Rumah Sakit Nabire, dan satu di Jayapura,” ujar Sumule usai rapat koordinasi internal di Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire, Rabu (21/4/2026).

Ia menjelaskan, salah satu korban yang dirawat di Nabire merupakan anak berusia tujuh tahun yang telah menjalani operasi dan kini dalam kondisi membaik.

“Operasi sudah selesai dilakukan, saat ini dalam tahap pemulihan dan diperkirakan membutuhkan waktu sekitar lima hari sebelum diperbolehkan pulang,” katanya.

Pemerintah juga memastikan pendampingan lanjutan, khususnya bagi korban anak, melalui layanan perlindungan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Sementara itu, satu korban lainnya yang dirawat di Jayapura merupakan ibu hamil berusia 27 tahun yang mengalami luka di bagian dagu dan telah menjalani tindakan operasi. Pemerintah akan memberikan perhatian khusus terhadap kondisi korban, termasuk rencana proses persalinannya.

“Korban sedang hamil enam hingga tujuh bulan, sehingga penanganan medis harus optimal, termasuk persiapan persalinan di Jayapura,” jelas Sumule.

Selain penanganan medis, Pemprov Papua Tengah juga menyiapkan program trauma healing bagi masyarakat terdampak yang akan melibatkan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, dan Perlindungan Anak.

Tim gabungan yang diberangkatkan turut membawa bantuan logistik berupa bahan makanan serta layanan kesehatan untuk warga di wilayah terdampak konflik. Upaya ini dilakukan seiring dengan penyelarasan data antara pemerintah provinsi dan Pemerintah Kabupaten Puncak.

Diketahui, Pemkab Puncak telah menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari. Menindaklanjuti hal tersebut, gubernur akan mengeluarkan dasar administratif guna mempercepat proses penanganan.

“Surat keputusan tanggap darurat sudah kami terima. Hari ini gubernur juga akan mengeluarkan dasar administratif agar seluruh penanganan berjalan optimal,” ujarnya.

Dalam upaya ini, sedikitnya enam OPD terlibat aktif, yakni Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Bapperida, Badan Keuangan, Dinas Kesehatan, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah.

Pemerintah menegaskan penanganan dilakukan secara bertahap, mulai dari penanganan darurat hingga pemulihan jangka panjang.

“Untuk jangka pendek, penanganan korban sudah berjalan baik. Selanjutnya kami fokus pada bantuan masyarakat serta pemulihan kondisi di lapangan,” tutup Sumule.

(Lisa/MR)

Tags: dr. Silwanus SumuleGubernur Papua TengahNabirePemerintah Provinsi Papua Tengahsatu di Rumah Sakit NabireSekretaris Daerah Papua TengahTiga dirawat di RSUD Mulia
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Tekan Pengangguran, 50 OAP Jayapura Ikut Pelatihan dan Sertifikasi Alat Berat

Berita Terkait

Tekan Pengangguran, 50 OAP Jayapura Ikut Pelatihan dan Sertifikasi Alat Berat
Kabar Daerah

Tekan Pengangguran, 50 OAP Jayapura Ikut Pelatihan dan Sertifikasi Alat Berat

Jangan Remehkan Persipal, RD Minta Persipura Tampil Lepas di Laga Tandang
Kabar Daerah

Jangan Remehkan Persipal, RD Minta Persipura Tampil Lepas di Laga Tandang

Kereta Api Papua: Ambisi Besar di Tengah Realitas yang Belum Terjawab
Nasional

Kereta Api Papua: Ambisi Besar di Tengah Realitas yang Belum Terjawab

Ones Pahabol Serahkan 4 Usulan Strategis ke Wapres Gibran
Nasional

Ones Pahabol Serahkan 4 Usulan Strategis ke Wapres Gibran

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

error: Nokenlive!!
No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua