JAYAPURA, NOKENLIVE.com – Posko Angkutan Laut Lebaran Tahun 2026 di Pelabuhan Jayapura resmi ditutup oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia setelah beroperasi hampir dua pekan. Selama periode tersebut, terjadi peningkatan signifikan jumlah kapal maupun penumpang dibandingkan tahun sebelumnya.
Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Jayapura, Abdul Nasir, menyampaikan bahwa pelaksanaan posko tahun ini berjalan dengan aman dan lancar.
“Posko angkutan lebaran 2026 secara resmi telah ditutup yang berada di kawasan Pelabuhan Jayapura,” ujar Abdul Nasir saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Selasa (31/3/2026).
Ia menjelaskan, jumlah kapal yang singgah di Pelabuhan Jayapura pada tahun 2026 mengalami peningkatan cukup signifikan. Jika pada tahun 2025 tercatat sebanyak 30 kapal, maka pada tahun ini meningkat menjadi 52 kapal.
Dari sisi penumpang, juga terjadi lonjakan. Pada tahun 2025, jumlah penumpang turun sebanyak 6.719 orang dan penumpang naik sebanyak 6.578 orang, dengan total 13.306 penumpang.
Sementara itu, pada tahun 2026, jumlah penumpang turun tercatat sebanyak 7.324 orang dan penumpang naik sebanyak 8.465 orang, sehingga total penumpang mencapai 15.969 orang.
“Sehingga total penumpang di tahun 2026 15.969 orang sedangkan penumpang di tahun 2025 13.306 orang,” ucapnya.
Abdul Nasir juga mengungkapkan bahwa puncak arus mudik terjadi pada 16 Maret 2026 saat KM Ciremai sandar di Pelabuhan Jayapura.

Keterangan Foto: Suasana Ksop Jayapura Dijumpai Media Saat Penutupan Posko Angkutan Laut Lebaran Di Jayapura (31/3/2026).
“Puncak arus mudik terjadi pada tanggal 16 Maret 2026 saat KM Ciremai dengan penumpang naik sebanyak 1.600 orang dan yang turun sebanyak 1.645 orang,” ujarnya.
Sementara itu, puncak arus balik terjadi pada 26 Maret 2026 saat KM Sinabung tiba di pelabuhan.
“Arus balik terjadi pada tanggal 26 Maret 2026 saat KM Sinabung tiba di Pelabuhan Jayapura dengan penumpang turun sebanyak 2.059 orang sedangkan penumpang naik sebanyak 1.600 orang,” jelasnya.
Lebih lanjut, Abdul Nasir menyebutkan bahwa berdasarkan data yang dihimpun, Pelabuhan Biak menjadi tujuan favorit sekaligus asal penumpang terbanyak selama periode Lebaran tahun ini.
“Pelabuhan tujuan terbanyak yaitu ke Biak sekitar 1.150 orang sekaligus jadi pelabuhan terbanyak asal juga dengan penumpang sekitar 1.428 orang,” tuturnya.
Ia menambahkan, kelancaran penyelenggaraan angkutan laut Lebaran tahun ini tidak lepas dari sinergi seluruh pemangku kepentingan di Pelabuhan Jayapura.
“Selama pelaksanaan posko angkutan laut lebaran 2026 berjalan dengan tertib, aman dan lancar. Semua berkat sinergitas semua pemangku kepentingan di Pelabuhan Jayapura dalam rangka memberikan kenyamanan dan keamanan kepada warga masyarakat yang melakukan mudik lebaran juga mereka manfaatkan waktu liburan panjang tersebut,” pungkasnya.
(Melviandres Pamanggori – Redaksi MR)





Apa komentar anda ?