WAMENA, NOKENLIVE.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua Pegunungan resmi mencetak tonggak sejarah baru dalam pengembangan olahraga daerah dengan meresmikan kantor sekretariat sementara sekaligus meluncurkan website resmi pada Jumat (27/3/2026).
Peresmian yang berlangsung di Jayawijaya ini ditandai dengan pengguntingan pita oleh Ketua Umum KONI Papua Pegunungan yang juga menjabat sebagai Gubernur Papua Pegunungan, Dr. (H.C.) Jhon Tabo.

Langkah ini menjadi simbol komitmen kuat dalam mendorong modernisasi tata kelola organisasi olahraga yang lebih transparan, profesional, dan berbasis digital di wilayah Papua Pegunungan.
Sekretaris Panitia, Pere Karoba, dalam laporannya menjelaskan bahwa kehadiran website resmi KONI bukan sekadar pelengkap, melainkan menjadi pusat data dan informasi olahraga bagi delapan kabupaten.
“Ini bukan sekadar pajangan, melainkan alat kerja digital. Fitur unggulannya mencakup berita olahraga, informasi cabang olahraga (cabor), dokumentasi kegiatan dari 8 kabupaten, hingga integrasi ke media sosial,” ujar Pere Karoba.
Ia menambahkan, ke depan platform tersebut akan dikembangkan lebih lanjut dengan menghadirkan database atlet dan pelatih yang terintegrasi guna memudahkan proses monitoring serta pelaporan prestasi.
Selain peluncuran website, peresmian kantor sekretariat yang disebut sebagai “Honai Utama” juga menjadi bagian penting dalam persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang akan digelar di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat.
Meski berstatus sebagai provinsi baru, KONI Papua Pegunungan menunjukkan keseriusan dalam membina atlet melalui program latihan intensif dengan target mampu bersaing dan meraih prestasi di tingkat nasional.
Dalam sambutannya, Ketua Umum KONI Papua Pegunungan, Jhon Tabo, menekankan pentingnya sinergi antara KONI provinsi dan kabupaten untuk membangun fondasi organisasi yang kuat.
“Kita sedang membuka kebun yang baru. Kakak-kakak harus membimbing adik-adik generasi muda agar mereka belajar dan mengikuti teladan yang baik. Organisasi ini menyangkut anggaran dan tata kelola, maka harus kita letakkan kerangka yang benar sebagai legacy,” tegasnya.
Ia juga mendorong agar para kepala daerah di tingkat kabupaten dapat berperan aktif, termasuk bersedia memimpin KONI di wilayah masing-masing demi memperkuat struktur organisasi olahraga.
Lebih lanjut, Jhon Tabo meminta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) segera memasukkan rencana pembangunan stadion serta fasilitas olahraga dalam satu kawasan terpadu guna meningkatkan efektivitas koordinasi.
Tak hanya itu, ia juga berencana melakukan revisi kepengurusan KONI dengan melibatkan lebih banyak kalangan intelektual dan tokoh masyarakat untuk memperkaya gagasan serta memperkuat program kerja ke depan.
Di tengah kondisi efisiensi anggaran yang terjadi secara nasional hingga daerah, Jhon Tabo mengingatkan seluruh pihak untuk tetap bekerja dengan penuh integritas dan tanggung jawab.
“Meskipun saat ini kondisi anggaran secara nasional hingga daerah sedang mengalami efisiensi, kita tidak boleh menyerah. Mari bekerja dengan jujur, jangan hanya menuntut honor tapi tidak bekerja. Jati diri kita dimulai dari kantor ini,” tutupnya.
Peresmian kantor dan peluncuran website ini menjadi langkah awal transformasi KONI Papua Pegunungan menuju organisasi olahraga yang modern, sekaligus membuka harapan baru bagi lahirnya atlet-atlet berprestasi dari wilayah pegunungan Papua.
(Tundemin – Redaksi MR )





Apa komentar anda ?