JAYAPURA, NOKENLIVE.com – Warga di sekitar Pantai Hamadi, Distrik Jayapura Selatan, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di dalam sebuah perahu nelayan, Rabu (25/3) sore. Saat ditemukan, mesin perahu tersebut masih dalam keadaan menyala.
Korban diketahui bernama Sudirman (43), seorang nelayan yang berdomisili di kawasan Dok V, Distrik Jayapura Utara.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 15.50 WIT. Dua orang saksi yang sedang memancing di sekitar batu pemecah ombak melihat sebuah perahu nelayan melaju dari arah laut, sebelum akhirnya menabrak batu pemecah ombak.
Merasa curiga, salah satu saksi kemudian mendekati perahu tersebut. Saat diperiksa, korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan, dengan kepala terjepit di samping mesin perahu, bersimbah darah, dan diduga telah meninggal dunia.
Mengetahui kejadian tersebut, saksi segera melaporkannya kepada pihak Kepolisian melalui warga setempat.
Merespons laporan itu, Piket Fungsi Polsek Jayapura Selatan yang dipimpin Wakapolsek Jayapura Selatan AKP Rony Romy Samory, S.H., M.H., bersama personel gabungan dari Polresta Jayapura Kota langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan serta olah tempat kejadian perkara (TKP).
Selanjutnya, tim identifikasi Satuan Reskrim Polresta Jayapura Kota melakukan olah TKP, sementara jenazah korban dievakuasi oleh petugas medis dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara guna penanganan lebih lanjut.
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen, S.I.K., M.H., CPHR melalui Wakapolsek Jayapura Selatan AKP Rony Samory menyampaikan bahwa berdasarkan hasil olah TKP sementara, korban diduga meninggal dunia akibat luka berat pada bagian kepala.
“Dari hasil olah TKP sementara, korban diduga meninggal dunia akibat mengalami luka berat pada bagian kepala yang kemungkinan terkena roda mesin perahu. Namun demikian, penyebab pasti kematian masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak Kepolisian,” ujar AKP Rony Samory.
Ia menambahkan, hingga saat ini belum ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan lain maupun indikasi tindak pidana di lokasi kejadian.
Pihak Kepolisian juga mengimbau kepada keluarga korban dan masyarakat untuk tetap tenang serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
“Kami mengharapkan kepada keluarga almarhum untuk tidak terpengaruh dengan isu-isu yang tidak bertanggung jawab. Percayakan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak Kepolisian yang saat ini masih melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti dari peristiwa tersebut,” imbuhnya.
Saat ini, kasus penemuan mayat tersebut masih dalam penyelidikan Unit Reskrim Polsek Jayapura Selatan yang berkolaborasi dengan Satuan Reskrim Polresta Jayapura Kota. Pihak kepolisian memastikan bahwa setiap perkembangan akan disampaikan, khususnya kepada keluarga korban, guna mencegah beredarnya informasi yang tidak benar yang dapat memicu gangguan kamtibmas.
Polresta Jayapura Kota menegaskan komitmennya untuk menangani setiap kejadian secara profesional dan transparan demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif di wilayah Kota Jayapura.
(Melviandres Pamanggori – Redaksi MR )





Apa komentar anda ?