ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Selasa, Mei 26, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Sidak DPRK Jayawijaya: Temukan Produk Kedaluwarsa dan Harga Tak Seragam di Pasar Wamena

Sidak DPRK Jayawijaya: Temukan Produk Kedaluwarsa dan Harga Tak Seragam di Pasar Wamena

Oleh : Nokenlive
15 Maret 2026
Di Nasional, Papua Pegunungan
0
Sidak DPRK Jayawijaya: Temukan Produk Kedaluwarsa dan Harga Tak Seragam di Pasar Wamena

Foto: Tundemin Keterangan foto : Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Jayawijaya saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk memantau harga sekaligus memastikan kelayakan bahan pokok di sejumlah pasar di wilayah Wamena, Sabtu (14/3/2026).

JAYAWIJAYA, NOKENLIVE.com – Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Jayawijaya melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk memantau harga sekaligus memastikan kelayakan bahan pokok di sejumlah pasar di wilayah Wamena, Sabtu (14/3/2026).

Dalam sidak tersebut, para anggota dewan menemukan sejumlah barang kedaluwarsa yang masih diperjualbelikan oleh pedagang. Selain itu, mereka juga menyoroti ketidakseragaman harga bahan pokok di beberapa titik pasar yang dinilai meresahkan masyarakat.

Ketua Komisi B DPRK Jayawijaya, Yosep Lokobal, mengungkapkan kekhawatirannya setelah menemukan beberapa produk bahan pokok yang masa kedaluwarsanya telah habis pada tahun 2025, namun masih dipajang dan dijual pada tahun 2026.

“Kami menemukan produk yang masa eksplorasinya (kedaluwarsa) sudah lewat di tahun 2025, tapi masih dijual tahun ini. Ini ancaman serius bagi konsumen. Kami meminta dinas terkait untuk segera turun ke lapangan dan menindak tegas pedagang nakal tersebut agar masyarakat tidak keracunan,” tegas Yosep.

Selain persoalan produk kedaluwarsa, Komisi B juga menyoroti harga produk lokal yang dinilai tidak wajar. Yosep mencontohkan air mineral kemasan merek Pikeyro dan Akuen yang diproduksi di Wamena, namun dijual dengan harga yang sama dengan produk dari luar daerah.

“Produk lokal seperti Pikeyro dan Akuen harganya Rp10.000, sama dengan harga Aqua yang didatangkan dari Jayapura. Seharusnya produk lokal bisa di harga Rp5.000 atau Rp6.000. Ini akan menjadi bahan evaluasi kami bersama pemerintah,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi B DPRK Jayawijaya, Tadius Mabel, menyoroti adanya perbedaan harga bahan pokok di beberapa lokasi penjualan di Wamena. Menurutnya, harga barang di Jalan Irian, kawasan Misi, dan Pasar Baru tidak seragam.

“Pemerintah harus segera mengintervensi agar harga barang menjadi seragam. Harus ada standarisasi harga supaya masyarakat tidak tercekik saat berbelanja,” kata Tadius.

Ia menambahkan, ketimpangan harga tersebut berdampak langsung pada daya beli masyarakat. Banyak warga yang mengeluhkan bahwa hasil penjualan mereka sering kali hanya cukup untuk membeli kebutuhan pokok dalam jumlah yang sangat terbatas.

“Uang hasil jualan masyarakat kadang hanya cukup untuk membeli sedikit bahan pokok seperti minyak goreng atau beras satu kilogram saja,” ujarnya.

Usai melakukan sidak, Komisi B DPRK Jayawijaya menggelar jumpa pers di depan salah satu kios di Jalan Irian, Wamena. Dalam kesempatan tersebut, mereka menegaskan agar pemerintah daerah melalui dinas terkait segera mengambil langkah nyata untuk menertibkan harga sekaligus memastikan keamanan pangan bagi masyarakat di Kabupaten Jayawijaya.

(Tundemin – Redaksi MR)

Tags: omisi B Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) JayawijayaYosep Lokobal
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Masuk Semifinal Liga 4, Target Gelar Juara: Elvis Tabuni Siapkan Bonus untuk Para Pemain

Berita Selanjutnya

Hari Ketiga Patok Batas Tanah, Bupati Elvis Tabuni Pastikan Lokasi Kantor Bupati dan DPRK Puncak Sah

Berita Terkait

7 Kali Berturut-turut! Lanny Jaya Sabet WTP, Bukti Tata Kelola Keuangan Semakin Solid
Nasional

7 Kali Berturut-turut! Lanny Jaya Sabet WTP, Bukti Tata Kelola Keuangan Semakin Solid

Dari Holima ke Wamena: Jejak Arianto Kogoya Menyatukan Kurban, Ramadhan, dan Persaudaraan Lintas Iman
Papua Pegunungan

Dari Holima ke Wamena: Jejak Arianto Kogoya Menyatukan Kurban, Ramadhan, dan Persaudaraan Lintas Iman

Mama-Mama PNG Belajar Kuliner Papua di SNK Pariwisata Papua, Kerja Sama RI–PNG Resmi Dimulai
Nasional

Mama-Mama PNG Belajar Kuliner Papua di SNK Pariwisata Papua, Kerja Sama RI–PNG Resmi Dimulai

Gubernur dan Wagub Papua Tengah Tiba di Ilaga, Hadiri 1 tahun Kepemimpinan Elvis–Naftali dan Resmikan Guest House ELTA
Kabar Daerah

Gubernur dan Wagub Papua Tengah Tiba di Ilaga, Hadiri 1 tahun Kepemimpinan Elvis–Naftali dan Resmikan Guest House ELTA

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

error: Nokenlive!!
No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua