JAYAPURA, NOKENLIVE.com – Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, bersama istri dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Jayapura menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun Pekabaran Injil ke-116 di Tanah Tabi. Kegiatan tersebut berlangsung di Pulau Metu Debi, Kampung Enggros, Jayapura, Selasa (10/3/2026).
Perayaan ibadah ini dilaksanakan tepat di bawah tugu situs masuknya Injil di Tanah Tabi dan dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, termasuk umat gereja, tokoh adat, serta unsur pemerintah.

Dalam sambutannya, Abisai Rollo mengajak seluruh umat Tuhan dan masyarakat di Kota Jayapura maupun Tanah Papua untuk bersama-sama menjaga alam ciptaan Tuhan yang telah dipercayakan kepada manusia, khususnya di wilayah Tanah Tabi.
“Perayaan ini hendak mengingatkan kita umat supaya semakin dekat kepada Tuhan, baik yang ada di Tanah Tabi umat Kristiani maupun yang dari luar Papua, untuk menjaga tanah dan negeri kita,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa momentum peringatan Injil masuk ini harus menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat agar berkomitmen menjaga Tanah Papua dan Kota Jayapura.

“Kita harus berkomitmen untuk terus menjaga Tanah Papua dan Kota Jayapura sebagai pesan dalam perayaan hari Injil masuk ke-116 di Tanah Tabi tahun 2026,” katanya.
Abisai juga menambahkan pentingnya menjaga kebersamaan yang selama ini telah terbangun antara para pelayan firman, para ondoafi (tokoh adat), dan seluruh masyarakat di Kota Jayapura maupun Papua.
Sementara itu, Ketua Klasis GKI Port Numbay, Andris Tjoe, mengatakan tema perayaan Injil masuk ke-116 di Tanah Tabi tahun 2026 mengajak umat untuk semakin peduli terhadap sesama manusia dan alam ciptaan Tuhan.
Menurutnya, melalui momentum tersebut, umat Tuhan dan masyarakat diharapkan terus menjaga moderasi kehidupan beragama dalam keberagaman yang ada.
“Dengan perayaan ulang tahun Injil masuk di Tanah Tabi, kita umat Tuhan dan warga masyarakat juga paguyuban supaya menjaga moderasi umat beragama dalam nuansa keberagaman di tengah perbedaan suku, agama, dan ras,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa kehadiran Injil membawa perubahan dalam kehidupan manusia.
“Kehadiran Injil untuk membawa sebuah perubahan dari kegelapan atau kekelaman menuju sebuah terang, terutama perubahan perilaku hidup kita umat Tuhan, khususnya di Kota Jayapura,” tuturnya.

Melalui momentum perayaan Injil masuk di Tanah Tabi ke-116 tahun 2026, ia berharap seluruh masyarakat tetap bersatu dengan satu tujuan membangun Kota Jayapura.
Hal itu sejalan dengan motto Kota Jayapura, “Hen The Chay Yo Onomi Themar Ni Hanased” yang berarti satu hati membangun kota untuk kemuliaan Tuhan, dengan tetap peduli terhadap sesama manusia dan menjaga alam ciptaan.
Perayaan ibadah Injil masuk di Tanah Tabi ini dihadiri oleh seluruh umat Tuhan, pihak Sinode GKI di Papua, Klasis Port Numbay, Klasis Muara Tami, perwakilan perbankan, tokoh adat, unsur TNI dan Polri, serta mantan Wali Kota Jayapura.
(Melviandres Pamanggori – Redaksi DA)





Apa komentar anda ?