NABIRE, NOKENLIVE.COM – Kepolisian Resor (Polres) Nabire mengerahkan sebanyak 100 personel gabungan untuk mengamankan pelaksanaan Festival Media Papua Perdana yang digelar di Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah. Festival ini berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu, 14 Januari 2025 hingga Jumat, 16 Januari 2026.
Pengamanan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan festival berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, termasuk berbagai agenda utama seperti pertandingan sepak bola serta aktivitas masyarakat di sekitar lokasi acara.
Pelaksana Sementara (Ps) Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Nabire, AKP Fransiskus Kiatapun, mengatakan bahwa pengamanan melibatkan personel dari unsur Polri dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
“Personel yang kami turunkan berjumlah 100 orang, terdiri dari 70 personel Polri dan 30 personel dari Satpol PP,” ujar AKP Fransiskus Kiatapun kepada awak media.
Ia menjelaskan, dari total personel Polri yang dilibatkan, sebanyak 80 personel berasal dari jajaran Polres Nabire dan Polda Papua Tengah, dengan rincian 23 personel dari Polres Nabire dan 47 personel dari Polda Papua Tengah.
Menurut AKP Fransiskus, pengamanan telah dilakukan sejak pembukaan kegiatan, mencakup pengawasan di dalam area festival hingga pengaturan arus lalu lintas keluar masuk lokasi acara guna mencegah kemacetan dan gangguan keamanan.
“Puji syukur, kegiatan festival media hari ini berjalan dengan baik dan lancar. Pengamanan bisa kami laksanakan secara maksimal, terutama untuk kelancaran arus lalu lintas keluar masuk lokasi serta aktivitas di dalam area kegiatan,” jelasnya.
Ia menambahkan, hingga hari pertama pelaksanaan, situasi di lokasi festival terpantau aman dan kondusif, tanpa adanya gangguan keamanan yang berarti.
AKP Fransiskus berharap kondisi tersebut dapat terus terjaga hingga seluruh rangkaian kegiatan Festival Media Papua Perdana resmi berakhir.
“Kami berharap kegiatan ini dapat berjalan aman dan lancar sampai dengan penutupan,” pungkasnya.
Festival Media Papua Perdana ini menjadi salah satu kegiatan besar di Nabire yang melibatkan partisipasi masyarakat luas, sehingga pengamanan terpadu dinilai penting untuk menjaga stabilitas keamanan dan kenyamanan seluruh peserta serta pengunjung.
(Hubertus Gobai – Redaksi DA)







Apa komentar anda ?