Puncak – NOKENLIVE.com – Bupati Kabupaten Puncak, Elvis Tabuni, meresmikan Pasar Mama-Mama Ilaga, yang ditandai dengan pengguntingan pita dan disaksikan oleh sejumlah pejabat daerah serta mama-mama pedagang di Ilaga, pada hari Jumat, (5/12/2025).
Dalam sambutannya, Bupati Elvis Tabuni mengatakan pembangunan pasar tersebut memberikan ruang yang layak bagi mama-mama untuk menjual sayur-mayur, hasil bumi, serta berbagai barang kerajinan. “Hari ini kita bersyukur kepada Tuhan karena kita bisa bangun tempat yang bagus untuk kita duduk berjualan dengan baik,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa pasar ini menjadi fasilitas penting bagi peningkatan ekonomi masyarakat.
Bupati Elvis juga memberikan apresiasi kepada Plt Kepala Dinas Perindustrian Kabupaten Puncak, Ruth. Alom S.Sos yang telah merencanakan dan pemerintah membangun fasilitas pasar tersebut. Ia menyebutkan bahwa pasar ini merupakan salah satu proyek tahun 2025 yang telah rampung dan siap digunakan. Selain itu, ia mengungkapkan rencananya untuk segera meresmikan pembangunan Tugu Salib Injil Masuk di Puncak Ilaga yang saat ini masih dalam tahap penyelesaian.

Dalam kesempatan itu, Bupati Elvis menjelaskan bahwa pasar baru memiliki empat lokasi los. Dua los disediakan khusus untuk penjualan sayur-mayur, ubi, dan hasil bumi lainnya, sementara dua los lainnya diperuntukkan bagi penjualan barang-barang seperti noken dan pakaian hasil karya mama-mama. Ia meminta para pedagang memanfaatkan fasilitas yang telah disiapkan pemerintah tersebut.
Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Puncak, Ruth Alom, selaku ketua panitia, melaporkan dasar pembangunan pasar mengacu pada DPA SKPD TA 2025 dengan kontrak pembangunan fisik yang berlaku. Ia menyampaikan bahwa pembangunan pasar merupakan bagian dari Rencana Kerja Pemerintah Daerah dalam meningkatkan sarana ekonomi masyarakat.
Tujuan pembangunan pasar adalah menyediakan fasilitas yang representatif, menata aktivitas ekonomi masyarakat, meningkatkan kenyamanan pedagang dan pembeli, serta memperkuat pusat pertumbuhan ekonomi daerah. Pembangunan berlangsung di lokasi Pasar Ilaga pada 4 Juli hingga 1 November 2025 dengan durasi kerja empat bulan, mencakup pembangunan los pasar, fasilitas umum, toilet, instalasi listrik, serta lampu penerangan. Proyek ini juga melibatkan tenaga kerja lokal dengan total anggaran lebih dari Rp4 miliar.
Ruth menegaskan bahwa seluruh pekerjaan telah dilaksanakan sesuai ketentuan dan standar teknis, sehingga Pasar Mama-Mama Ilaga siap digunakan. Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Puncak, Kepala Distrik Ilaga Timur, tim teknis, kontraktor, serta masyarakat yang telah membantu dalam proses pembangunan.
Peresmian pasar ini diharapkan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi dan memberi ruang yang lebih layak bagi mama-mama pedagang di Distrik Ilaga.
(Lisa Rumkorem – Redaksi DA)







Apa komentar anda ?