PUNCAK, NOKENLIVE.com- Konsultasi Publik II Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Puncak 2025–2029 berlangsung penuh semangat kebersamaan di Aula Kantor BPKAD, Kamis (2/10/2025). Kegiatan ini resmi dibuka oleh Bupati Puncak, Elvis Tabuni, dengan penabuhan tifa sebagai simbol persatuan.
Tidak hanya pejabat pemerintah, kegiatan ini juga melibatkan tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, pemuda, dan perwakilan masyarakat.
Kehadiran mereka memberikan warna tersendiri dalam forum yang bertujuan menyatukan komitmen untuk pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Puncak.
Bupati Elvis menegaskan, pentingnya peran semua pihak dalam penyusunan RPJMD di Kabupaten Puncak.
“RPJMD adalah dokumen strategis lima tahun ke depan. Dengan partisipasi masyarakat, kita pastikan pembangunan tidak merusak lingkungan dan benar-benar berpihak pada kesejahteraan rakyat,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Puncak, Herman Daniel Wanma menambahkan bahwa forum ini menjadi ruang terbuka untuk menerima masukan dari berbagai unsur. Hasil diskusi, menurutnya, akan memperkaya rekomendasi bagi penyempurnaan RPJMD sehingga lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat Puncak.
Dengan kehadiran sekitar 50 peserta, forum ini menjadi momentum memperkuat kebersamaan antara pemerintah dan rakyat.
Harapannya, RPJMD 2025–2029 mampu menjawab tantangan pembangunan sekaligus menjaga kelestarian alam, demi terwujudnya visi Puncak Adil, Mandiri, Damai, dan Sejahtera. (Lisa/Redaksi NL)







Apa komentar anda ?